Sukses Bawa Garuda (GIAA) Lewati Masa Kritis, Dirut Garuda Ungkap Peran UGM
JAKARTA, investor.id - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra mengungkapkan, keberhasilan Garuda Indonesia melewati masa-masa kritis tidak terlepas dari peran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan juga Keluarga Besar Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).
“Baru saja Garuda melewati masa-masa paling kritis dalam sejarahnya. Kita berhasil melewati PKPU, Inshaallah ini karena alumni UGM juga, anggota Kagama,” kata Irfan Setiaputra saat menghadiri Rakernas Kagama 2022 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta yang juga disiarkan secara daring, Sabtu (17/12/2022).
Garuda juga mendapatkan suntikan dana dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 7,5 triliun yang ditargetkan cair pada akhir tahun ini. “Kenapa kita bisa diselamatkan? Kenapa Rp 7,5 triliun itu bisa turun? Karena ada kajian UGM, hitam di atas putih yang menyatakan perusahaan ini pantas dipertahankan,” ujarnya.
Irfan di kesempatan sebelumnya juga menyampaikan, Garuda Indonesia secara konsisten terus memaksimalkan misi transformasi menyeluruh dalam rangka reimaging Garuda Indonesia sebagai maskapai yang simple, profitable, dan full service sekaligus mengoptimalkan daya saing Garuda dalam memasuki tahun kebangkitan sektor aviasi yang diproyeksikan akan mulai berlangsung pada 2023 mendatang.
Transformasi tersebut direfleksikan pada catatan tingkat pertumbuhan penumpang Garuda Indonesia Grup pada Kuartal III 2022 yang mengalami peningkatan sebesar 61,11% menjadi 10.498.823 penumpang dibandingkan pergerakan penumpang hingga Kuartal II 2022 yaitu 6.516.555 penumpang. Sementara itu, kinerja operasional turut diperkuat dengan capaian angkutan kargo yang tercatat sebesar 144.000 ton sampai dengan Kuartal III 2022.
Garuda secara grup turut mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga kuartal III-2022 sebesar 60,35% menjadi US$ 1,5 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar US$ 939 juta.
"Peningkatan pendapatan yang signifikan tersebut juga menjadi sinyal positif tersendiri bagi proyeksi kinerja usaha Garuda ke depannya yang kami yakini dapat semakin sustain, khususnya dengan ditunjang cost structure kinerja operasi yang semakin lean dan adaptif dalam menghadapi tantangan kinerja usaha ke depannya,” kata Irfan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






