Produsen Air Minum Kemasan (SOUL) juga IPO, Harganya Kisaran Rp 100-110
JAKARTA, investor.id - Produsen air minum dalam kemasan dengan merek Hexsoul, yakni PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 270 juta saham baru dengan nominal Rp 20 per saham.
Total saham yang bakal dilepas itu sebanyak-banyaknya 24,94% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Perseroan membuka harga penawaran awal di kisaran Rp 100-110 per saham sehingga dana yang bisa diraih dari IPO ini Rp 27-29,7 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Shinhan Sekuritas Indonesia. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 19-26 Desember 2022.
Bersamaan dengan penawaran umum, perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 67,5 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 8,31% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 4 saham baru perseroan berhak memperoleh 1 waran seri I di mana setiap 1 waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham barupPerseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 1 tahun. Waran seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp 20 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 100, yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak waran seri I diterbitkan sampai dengan 12 bulan berikutnya, yang berlaku mulai tanggal 5 Juli 2023 sampai dengan tanggal 5 Juli 2024. Total dana dari waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 6,75 miliar.
Pemegang saham SOUL saat ini adalah Ardianto Wibowo 30%, Dokter Putri Hertiastuti 30%, Sri Lestari 10%, Iriyanti 10%, Djoko Sriyono 8,75%, Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo 8,75%, dan Hery Gunawan Muhamad 2,50%.
Dana hasil dari dari IPO yang akan diterima oleh perseroan, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang berhubungan dengan penawaran umum perdana akan digunakan sekitar Rp 5 miliar atau sebesar 16,83% akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pabrik baru pengolahan air mineral yang terletak di Jalan Palagan, Gondanglutung, Donoharjo, Ngaglik Sleman, dari tahap persiapan hingga penyelesaian (finishing) dengan total keseluruhan luas bangunan pabrik seluas 1.200 meter persegi yang terdiri dari 2 lantai.
Sebesar Rp 3,5 miliar atau sebesar 11,78% akan digunakan untuk pembelian mesin dan fasilitas produksi serta kendaraan dalam rangka distribusi produk-produk perseroan. Dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Mitra Tirta Buwana berdiri tanggal 14 Juli 2009 yang merupakan sebuah perusahaan pabrikasi air minum dalam kemasan (AMDK ) dengan merek Hexsoul ber-TDS (total dissolved solids) 0,02 ppm sehingga menghasilkan produk air minum berkualitas tinggi sekaligus mendistribusikan kepada para distributor/konsumen/pelanggan.
Berikut jadwal sementara IPO Mitra Tirta Buana (SOUL):
Masa penawaran awal: 19-26 Desember 2022
Tanggal efektif: 29 Desember 2022
Masa penawaran umum: 2-4 Januari 2023
Tanggal penjatahan: 4 Januari 2023
Tanggal distribusi saham: 5 Januari 2023
Tanggal pencatatan di BEI: 6 Januari 2023
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





