Jumat, 15 Mei 2026

Bimbel Lavender (BMBL) IPO, Harganya antara Rp 187-196

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Des 2022 | 14:49 WIB
BAGIKAN
PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) atau Bimble Lavender. (Ilustrasi/Perseroan)
PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) atau Bimble Lavender. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) akan menyelenggarakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 280 juta saham dengan nilai nominal Rp 40 per saham.

Jumlah saham yang akan dilepas itu sebanyak-banyaknya 27,19% dari moda ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

BMBL membuka harga penawaran di Rp 187-196 per saham. Dana yang dibidik dari IPO sebanyak-banyaknya Rp 54,88 miliar.

ADVERTISEMENT

Mirae Asset Sekuritas dan KGI Sekuritas Indonesia dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari aksi ini.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 224 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-banyaknya 29,87% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 10 saham baru perseroan berhak memperoleh 8 waran seri I di mana setiap 1 waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 6 bulan.

Waran seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp 40 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 250 yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak diterbitkan, sampai dengan 6 bulan berikutnya yaitu sejak tanggal 6 Juli 2023 sampai dengan 8 Januari 2024. Total dana dari waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 56 miliar.

Pemegang saham Lavender Bina Cendikia saat ini adalah PT Sentra Investa Maksima 42,17%, PT Ammar Al Amanah 34,5%, Galih Pendekar 12,83%, dan Aulia Firdaus 10,50%.

Dari dari IPO nantinya akan digunakan sekitar 75% untuk capital expenditure berupa pelunasan pembelian apartemen dan bangunan, pembelian ruang kantor, penambahan ruang kelas, renovasi kantor dan ruang kelas, renovasi bangunan dan apartemen, pengembangan kanal pembelajaran digital, pengembangan konten untuk pembelajaran digital dan program virtual reality.

Sisanya sekitar 25% akan digunakan untuk modal kerja berupa biaya pemasaran, biaya training, dan biaya konsultan pengembangan (untuk SDM dan keuangan).

Sedangkan dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan waran seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perseroan.

Lavender Bina Cendikia merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang usaha pendidikan. Perusahaan ini mengawali perjalanannya dari bimbingan belajar dengan brand Bimbel Lavender yang berkonsep supercamp. Lavender didirikan oleh dua orang dosen UI, yaitu Galih Pandekar dan Tini Ismiyani pada tahun 2011. Berawal dari promosi yang berbasis word of mouth pada tahun 2011 dan hanya memiliki 8 klien, namun saat ini Lavender Bina Cendikia sudah menjadi salah satu penyedia jasa pendidikan dengan omset terbesar di antara industri yang sejenis.

Galih Pandekar adalah juga direktur utama Lavender Bina Cendikia atau Bimbel Lavender. Ia merupakan dosen aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). ia juga aktif dalam berbagai kegiatan komunitas kampus dan penerimaan mahasiswa baru. Selain itu, aktif dalam komunitas bisnis di Depok, Jawa Barat.

Berikut jadwal sementara IPO Lavender Bina Cendikia (BMBL):

Masa penawaran awal: 19-26 Desember 2022

Tanggal efektif: 29 Desember 2022

Masa penawaran umum: 2-4 Januari 2023

Tanggal penjatahan: 4 Januari 2023

Tanggal pendistribusian saham: 5 Januari 2023

Tanggal pencatatan saham di BEI: 6 Januari 2023

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia