Jumat, 15 Mei 2026

Melesat, ADHI Kantongi Kontrak Baru Rp 22,4 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
21 Des 2022 | 09:14 WIB
BAGIKAN
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat perolehan kontrak baru hingga November 2022 mencapai Rp 22,4 triliun. Nilai tersebut meningkat sebesar 63% dibandingkan dengan perolehan kontrak baru pada November 2021.

Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto menjelaskan, profil kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru sampai dengan bulan November 2022, meliputi lini bisnis engineering & construction sebesar 88%, property & hospitality sebesar 6%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

“Selain lini bisnis, kontrak ini juga meliputi berbagai tipe pekerjaan yang terdiri dari proyek jalan dan jembatan sebesar 39%, gedung sebesar 18%, proyek infrastruktur lainnya seperti jalur kereta api, sumber daya air dan proyek energi, serta proyek lainnya sebesar 43%,” ungkap dia dalam keterangan resmi dikutip Rabu (21/12/2022).

ADVERTISEMENT

Dengan meningkatnya perolehan kontrak baru ini, lanjutnya, akan mendukung peningkatan kinerja perseroan tetap tumbuh menyambut tahun 2023 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) kembali memperoleh kontrak untuk proyek konstruksi rumah tapak kedinasan beserta fasilitas penunjang di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp 493,7 miliar.

Surat perintah mulai kerja (SPMK) untuk pekerjaan konstruksi tersebut telah ditandatangani Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus II PUPR Ronal Setiyadi, Rabu (7/12/2022) dengan perwakilan kerja sama operasi (KSO) Yan Arianto, general manager Departemen Gedung ADHI.

“Penandatanganan tersebut menandakan pekerjaan ini resmi dilakukan dan akan diserahterimakan pada 2024,” terang Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Farid Budiyanto, baru-baru ini.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia