Minggu, 28 Mei 2023

Bangun Data Center di Batam, Telkom (TLKM) Gandeng Singtel dan Grup Medco (MEDC)

Muhammad Ghafur Fadillah
21 Des 2022 | 17:02 WIB
BAGIKAN
Dari kiri ke kanan:  CEO Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) Andreuw Th AF, CCO  Regional data Center Singtel Andrew Lim, dan CEO Medco Power Eka Satria usai penandatanganan kerja sama pembangunan data center Telkom di Batam, Rabu (21/12/2022).
Dari kiri ke kanan: CEO Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) Andreuw Th AF, CCO Regional data Center Singtel Andrew Lim, dan CEO Medco Power Eka Satria usai penandatanganan kerja sama pembangunan data center Telkom di Batam, Rabu (21/12/2022).

JAKARTA, investor.id - Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), yakni PT Medco Power Indonesia, bersama Telkom Group melalui NeutraDC dan ST Dynamo Holdings mengembangkan data center baru di Kabil Industrial Estate, Batam.

Penandatanganan head of agreement dilakukan bersamaan dengan peresmian peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dan dihadiri pula oleh Presiden Direktur Medco Power Eka Satria, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Wholesale and International Service Telkom Indonesia Bogi Witjaksono, dan Group CEO Singtel Yuen Kuan Moon.

Presiden Direktur Medco Power Eka Satria mengatakan, data center tersebut diharapkan memiliki peran penting sebagai connectivity hub regional dan domestik serta menggunakan energi bersih dan terbarukan (renewable energy) yang akan dipasok oleh Medco Power.

“Medco Power akan bekerja sama dengan Telkom Group dan Singtel untuk mengembangkan data center di Batam dan menyediakan listrik yang handal, bersih, dan ramah lingkungan,” jelasnya, Rabu (12/21/2022).

Pada kesempatan yang sama, CEO Medco Energi Roberto Lorato menambahkan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam penyediaan energi bersih dan terbarukan untuk mendukung mitra bisnis Medco.

“Sejalan dengan target perusahaan dalam mencapai net zero emission,” ujarnya.

Sementara itu, hingga September 2022 Medco Energi Internasional berhasil membukukan pendapatan senilai US$ 1,8 miliar sampai 30 September 2022. Nilainya melambung sekitar 89% secara year on year (yoy) dari US$ 955,92 juta.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Nasabah Prioritas Berpotensi Meningkat, Mandiri Sekuritas Luncurkan MOST Priority

Mandiri Sekuritas meluncurkan MOST Priority. Hal ini seiring pertumbuhan investor pasar modal terus meningkat. 
International 1 jam yang lalu

Biden dan McCarthy Berbicara Soal Kesepakatan Plafon Utang AS

Presiden AS Joe Biden dan anggota kongres Kevin McCarthy melakukan pembicaraan melalui telepon soal kesepakatan plafon utang
Finance 4 jam yang lalu

NPL Tinggi, BPR/BPRS Diminta Akselerasi Transformasi Digital

BPR/BPRS perlu mengakselerasi transformasi digital dalam proses bisnis, karena NPL masih tinggi.
Finance 7 jam yang lalu

 ‘Fraud’ Masih jadi Isu, Indonesia Re dan Gallagher Re Gelar Claim Forum 2023

Claim Forum 2023 untuk meningkatkan kesadaran semua pihak seperti apa proses klaim yang baik dan benar dan demi mencegah terjadinya fraud.
Business 7 jam yang lalu

KKP Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Fuzhou RRT

RRT termasuk pasar strategis produk perikanan Indonesia, di mana nilai ekspor tahun lalu mencapai US$1,12 miliar atau meningkat 26,29%.
Copyright © 2023 Investor.id