Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, ASII Hingga BRIS Bakal Naik Hari Ini
JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan Jumat (23/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.785-6.860. ASII hingga BRIS bakal naik hari ini.
Reliance Sekuritas mengatakan, IHSG diperkirakan akan berpotensi diperdagangkan melemah pada penutupan akhir pekan ini. Mengekor bursa regional yang juga berada di zona merah dan sentimen masih datang dari pelemahan ekonomi global. “Ditambah lagi, bank central beberapa negara yang menaikan suku bunganya hal ini juga diikuti BI,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (23/12/2022).
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG sedang dalam fase konsolidasi dan masih akan menunggu untuk break area support maupun resistance. Untuk melanjutkan pelemahan atau berbalik rebound. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu, yaitu ASII, UNVR, BBTN, BTPS, AKRA, WIKA, MTDL, BRIS,” tambah Reliance Sekuritas.
IHSG diperdagangkan terbatas dan cenderung melemah pada perdagangan kemarin dan ditutup berhasil menguat tipis ke level 6.824 (0,06%). Dengan IHSG diperdagangkan flat, para investor masih menerka keputusan BI menaikan suku bunga acuan menjadi 5.5% atau naik 25bps yang sesuai ekspektasi para pelaku pasar dalam rangka menekan inflasi dan menstabilkan nilai tukar.
Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor teknologi (1,71%), sektor industri (1%) dan sektor transportasi dan logistik (0,84%). Investor asing tercatat masih membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 97,45 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing diantaranya adalah BBCA, TLKM, BMRI.
Sementara itu dari bursa AS, ketiga index utama ditutup melemah cukup dalam pada pagi tadi hal ini mematahkan kenaikannya setelah sebelumnya dua hari terakhir mengalami kenaikan yang terkena sentimen positif dari rilisnya data consumer confidence AS, namun kali ini para pelaku pasar kembali khawatir dengan sikap hawkish The Fed dan kekhawatiran akan pelemahan ekonomi global yang membuat saham teknologi di AS mengalami pelemahan.
Dari bursa Asia, pada pagi ini telah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (1,33%), diikuti index Kospi yang melemah (1,34%). Para pelaku pasar masih merespon kekhawatiran akan pelemahan ekonomi global, dimana Jepang pada pagi ini merilis data inflasi di 3,8% ditengah kenaikan harga bahan baku impor dan pelemahan mata uang yen, setelah sebelumnya menaikan ekspektasi imbal hasil obligasi .
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






