Kamis, 14 Mei 2026

IHSG Tumbang, Cuan 5 Saham Malah Ngegas

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 12:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi IHSG
sumber; Antara
Ilustrasi IHSG sumber; Antara

JAKARTA, investor.id Indeks harga saham gabungan (IHSG) tumbang sebesar 124,36 poin (1,81%) ke level 6.734,53 pada penutupan sesi I, Rabu (13/5/2026). IHSG hari ini bergerak memerah di rentang 6.726 – 6.787.

Di saat yang sama, cuan lima saham malah ngegas dan teratas dalam daftar top gainers. Bahkan ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan data IDX, tercatat sebanyak 26,13 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada perdagangan sesi I. Dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,27 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1.476.357 kali transaksi.

ADVERTISEMENT

Tercatat sebanyak 262 saham mengalami kenaikan, 398 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 150 saham stagnan. Sedangkan saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 anjlok 1,66%.

Hampir seluruh sektor saham melemah pada penutupan sesi I. Saham sektor barang baku memimpin pelemahan, karena ambles 3,44%. Diikuti saham sektor infrastruktur 3,06%, sektor barang konsumsi non primer 1,6%, sektor kesehatan 1,18%, dan sektor energi 1,04%.

Sedangkan penguatan terjadi pada saham transportasi 2,35% dan sektor perindustrian 1,85%.

Pada perdagangan sesi I, indeks saham Asia justru kompak menguat. Hang Seng (Hong Kong) naik 0,25%, Nikkei (Jepang) menguat 0,79%, Straits Times (Singapura) terkerek 0,9%, dan Shanghai (China) menanjak 0,2%.

Saham Top Gainers

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 24 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 26 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 37 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 60 menit yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia