Jumat, 15 Mei 2026

Sarana Menara (TOWR) Borong Saham Pemilik 5.000 Mesin ATM, Begini Rencana ke Depannya

Penulis : Muawwan Daelami
23 Des 2022 | 11:13 WIB
BAGIKAN
Tower Sarana Menara Nusantara (TOWR). (Ilustrasi/Ist)
Tower Sarana Menara Nusantara (TOWR). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memborong sebanyak 23,72% saham baru PT Abadi Tambah Mulia Internasional (ATMI) senilai Rp 249 miliar pada 21 Desember 2022 lalu.

Selain menandatangani perjanjian pengambilalihan saham, Grup TOWR juga menyetujui perjanjian usaha patungan dengan para pemegang saham ATMI lainnya yaitu Seven Bank Ltd, Sociofuture Ltd dan PT Alto Network untuk pengelolaan ATMI.

Akuisisi tersebut dieksekusi anak usaha TOWR yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) melalui anak usahanya yang bergerak di bidang konektivitas dan fiber optik, PT iForte Solusi Infotek (iForte). Aksi koporasi ini sekaligus menandai ekspansi iForte di industri keuangan infrastruktur digital.

ADVERTISEMENT

Wakil Direktur Utama Perseroan Adam Gifari menyampaikan bahwa langkah Grup TOWR menjalankan joint venture tersebut karena perseroan ingin terus mengembangkan asset base dan kapabilitas di bisnis penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

"Kami merasa penyediaan infrastruktur keuangan digital ini bisa menjadi sumbangsih kami kepada suksesnya inklusi keuangan di Indonesia," jelas Adam kepada Investor Daily, Jumat (23/12/2022).

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur dan Chief of Sales & Marketing iForte Silvi Liswanda juga menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian antara iForte dan ATMI merupakan pintu masuk bagi iForte di sektor keuangan infrastruktur digital.

"Kami melihat adanya sinergi antara bisnis konektivitas iForte dengan kegiatan usaha ATMI dan target ATMI untuk mengoperasikan sekitar 8.000 mesin ATM di akhir tahun 2023," tutur Silvi.

Terlebih, dengan pengalaman iForte lebih dari 20 tahun, Silvi optimistis, iForte dapat menyediakan jaringan konektivitas andal untuk seluruh mesin ATM yang dimiliki ATMI.

"Kami juga berharap dapat turut berpartisipasi dalam memberikan kemudahan akses finansial bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan penarikan uang tunai dan menjalankan transaksi perbankan," tambahnya.

Direktur dan CFO iForte Hartono Tanuwidjaja menambahkan bahwa investasi yang dilakukan iForte terhadap ATMI ini didasarkan pada nilai buku ekuitas tahun 2021.

"Investasi ini akan dapat meningkatkan keuntungan bagi iForte baik secara langsung maupun tidak melalui penambahan pendapatan jasa konektivitas," imbuhnya.

Sebagai informasi, ATMI merupakan penyedia jaringan ATM independen di Indonesia dengan lebih dari 5.000 mesin ATM tersebar di Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Operasional ATMI didukung Seven Bank Ltd dan Sociofuture Ltd berpengalaman dalam mengelola bisnis jaringan ATM independen di Jepang, Amerika Serikat, Filipina, dan PT Alto Network yang menyediakan jaringan switching ke seluruh bank di Indonesia.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia