Jumat, 15 Mei 2026

Dikelilingi Sentimen Positif, Harga CPO Diperkirakan Bullish Sepekan Ini

Penulis : Indah Handayani
26 Des 2022 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id - Research & Development ICDX Girta Yoga memperkirakan harga Crude Palm Oil (CPO) akan bullish  sepekan ini. Sebab, dikelilingi banyaknya sentimen positif. Salah satunya situasi banjir di Malaysia.

Yoga menjelaskan, bencana banjir yang terjadi saat ini merupakan dampak dari cuaca La Nina, yang diperkirakan akan mereda efeknya pada awal tahun 2023. “Sehingga, dapat disimpulkan di sini untuk kekhawatiran akan pasokan kemungkinan akan terus bertahan hingga akhir tahun nanti,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Yoga, sentimen positif lainnya juga datang dari perkembangan program mandatori biodiesel di Indonesia, serta situasi di pasar minyak nabati. Harga kedelai pekan ini berpotensi bergerak bullish. Indikator yang dipantau adalah kondisi curah hujan di negara produsen kedelai utama seperti Argentina dan Brasil, perkembangan Covid-19 di Tiongkok, dan situasi di pasar CPO.

ADVERTISEMENT

“Untuk itu, harga CPO diperkirakan akan berada di level resistance 4.300 – 4.600 Ringgit Malasya per ton. Sedangkan level support di kisaran harga 3.750 – 3.500 Ringgit Malasya per ton,” tambahnya.

Yoga mengatakan, permintaan CPO saat memasuki musim dingin di akhir tahun juga akan menurun. Negara importir utama CPO cenderung mengurangi permintaan CPO dan mengalihkan ke minyak nabati. Hal ini disebabkan karena karakteristik dari CPO yang mudah mengeras di suhu dingin.

“Melihat dari situasi tersebut, besar kemungkinan sinyal bearish permintaan akan terus berlanjut hingga akhir tahun, terlebih dengan adanya prediksi dari para ahli bahwa musim dingin tahun ini akan lebih dingin dari biasanya,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan permintaan CPO jelang berlangsungnya perayaan Tahun Baru China memang sudah menjadi tren tahunan. Namun, dengan prediksi bahwa musim dingin tahun ini akan lebih dingin dari biasanya, maka kemungkinan peningkatan permintaan baru akan dilakukan saat awal tahun depan, ketika musim dingin sudah mulai mereda.

Pada pekan lalu, harga CPO turun hingga 2%. Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives basis mingguan periode 16 – 23 Desember 2022. Kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Januari 2023 turun 61 Ringgit Malaysia (1,6%) menjadi 3.802 Ringgit Malaysia per ton. kontrak pengiriman CPO untuk Februari 2023 merosot 70 Ringgit Malaysia (1,83%) menjadi 3.820 Ringgit Malaysia per ton.

Sedangkan kontrak berjangka CPO pengiriman Maret 2023 terkoreksi 88 Ringgit Malaysia (2,3%) menjadi 3.830 Ringgit Malaysia per ton. Pada April 2023 menurun 84 Ringgit Malaysia (2,19%) menjadi 3.833 per ton.

Sementara itu, Kontrak berjangka CPO pengiriman Mei 2023 melemah 70 Ringgit Malaysia (1,83%) menjadi 3.830 Ringgit Malaysia per ton. Serta, Juni 2023 meningkat 62 Ringgit Malaysia (1,63%) menjadi 3.815 Ringgit Malaysia per ton. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 40 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 44 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia