Jumat, 15 Mei 2026

Garuda (GIAA) Pastikan Segera Terbitkan Sukuk Baru, Suspensi Sahamnya Sebentar Lagi Dibuka?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Des 2022 | 15:11 WIB
BAGIKAN
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) segera menerbitkan sukuk global baru sebagai realisasi dari penjanjian perdamaian dengan krediturnya yang dicapai melalui proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, penerbitan sukuk ini juga menjadi salah satu syarat agar suspensi saham GIAA dapat dibuka Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suspend saham kita pada waktu itu terjadi karena ada wanprestasi dengan sukuk. Pertanyaannya kapan dilepas? Itu domain otoritas. Tapi kami berharap bahwa apa yang kita lakukan hari ini dengan penanaman modal yang masuk ke kas kita dan juga aktivitas kita melakukan eksekusi perjanjian homologasi termasuk nantinya sukuk mudah-mudahan ini bisa membuat otoritas kemudian melepaskan supensi saham kita,” ungkap Irfan di Jakarta, Senin (26/12/2022).

ADVERTISEMENT

Irfan menargetkan, penerbitan sukuk akan dilakukan sebentar lagi mengingat pelaksanaan perjanjian perdamaian Garuda dengan para kreditur selambat-lambatnya harus dilakukan akhir tahun ini.

“Sukuk tugas kita membuat yang baru apakah kemudian dengan sukuk baru itu akan dibuka (suspensi saham) mohon ditanyakan sama Bursa. Kita memang banyak diskusi ada beberapa hal yang kita eksekusi di akhir tahun ini tetapi pembukaan saham ini bukan domain kita, tapi kami akan komunikasi,” papar Irfan.

Dia menambahkan, pemegang sukuk baru nantinya adalah pemegang sukuk lama. “Sukuk baru, pemegangnya yang lama,” terangnya.

“Pemegang sukuk itu sesuai dengan homologasi akan diterbitkan sukuk baru untuk mereka yang nilainya sesuai dengan kesepakatan homologasi. Nilainya nantinya akan kita sampaikan secara terpisah,” sambung Irfan.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, saham GIAA akan dibuka suspensinya setelah adanya penerbitan sukuk global baru sebagai bagian dari restrukturisasi yang dilakukan perseroan, yang menjadi penyebab suspensi saham perseroan pada tanggal 18 Juni 2021 yang lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 43 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 53 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia