Garuda (GIAA) Pastikan Segera Terbitkan Sukuk Baru, Suspensi Sahamnya Sebentar Lagi Dibuka?
JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) segera menerbitkan sukuk global baru sebagai realisasi dari penjanjian perdamaian dengan krediturnya yang dicapai melalui proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, penerbitan sukuk ini juga menjadi salah satu syarat agar suspensi saham GIAA dapat dibuka Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Suspend saham kita pada waktu itu terjadi karena ada wanprestasi dengan sukuk. Pertanyaannya kapan dilepas? Itu domain otoritas. Tapi kami berharap bahwa apa yang kita lakukan hari ini dengan penanaman modal yang masuk ke kas kita dan juga aktivitas kita melakukan eksekusi perjanjian homologasi termasuk nantinya sukuk mudah-mudahan ini bisa membuat otoritas kemudian melepaskan supensi saham kita,” ungkap Irfan di Jakarta, Senin (26/12/2022).
Irfan menargetkan, penerbitan sukuk akan dilakukan sebentar lagi mengingat pelaksanaan perjanjian perdamaian Garuda dengan para kreditur selambat-lambatnya harus dilakukan akhir tahun ini.
“Sukuk tugas kita membuat yang baru apakah kemudian dengan sukuk baru itu akan dibuka (suspensi saham) mohon ditanyakan sama Bursa. Kita memang banyak diskusi ada beberapa hal yang kita eksekusi di akhir tahun ini tetapi pembukaan saham ini bukan domain kita, tapi kami akan komunikasi,” papar Irfan.
Dia menambahkan, pemegang sukuk baru nantinya adalah pemegang sukuk lama. “Sukuk baru, pemegangnya yang lama,” terangnya.
“Pemegang sukuk itu sesuai dengan homologasi akan diterbitkan sukuk baru untuk mereka yang nilainya sesuai dengan kesepakatan homologasi. Nilainya nantinya akan kita sampaikan secara terpisah,” sambung Irfan.
Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, saham GIAA akan dibuka suspensinya setelah adanya penerbitan sukuk global baru sebagai bagian dari restrukturisasi yang dilakukan perseroan, yang menjadi penyebab suspensi saham perseroan pada tanggal 18 Juni 2021 yang lalu.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





