Hal Ini Bakal Bikin Harga CPO Bullish Pekan Ini
KUALA LUMPUR, investor.id — Kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives diperkirakan akan bergerak bullish pekan ini. Hal ini disebabkan rendahnya jumlah produksi di Malaysia dan membuat harga CPO akan bergerak di antara 3.700 Ringgit Malaysia dan 4.000 Ringgit Malaysia.
Trader Minyak Sawit David Ng mengatakan, para pedagangan mengantisipasi produksi musiman yang lebih rendah. Karena musim hujan dan kondisi banjir yang memburuk di area perkebunan tertentu di Malaysia dapat membantu mengangkat harga lebih tinggi.
"Tren perdagangan akan didorong oleh perkiraan pasokan dan permintaan Desember yang diperkirakan akan bullish," katanya.
Sementara itu, trader minyak sawit senior Interband Group of Companies Jim Teh mengatakan, pasar diperkirakan akan melihat beberapa aktivitas ambil untung pekan ini untuk perdagangan akhir tahun.
"Kami juga berharap untuk melihat perdagangan yang tipis karena pekan ini akan menjadi minggu yang singkat karena adanya liburan. Sehingga banyak trader pergi untuk liburan akhir tahun mereka," tambahnya.
Pada pekan lalu, harga CPO turun hingga 2%. Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives basis mingguan periode 16 – 23 Desember 2022. Kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Januari 2023 turun 61 Ringgit Malaysia (1,6%) menjadi 3.802 Ringgit Malaysia per ton. kontrak pengiriman CPO untuk Februari 2023 merosot 70 Ringgit Malaysia (1,83%) menjadi 3.820 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO pengiriman Maret 2023 terkoreksi 88 Ringgit Malaysia (2,3%) menjadi 3.830 Ringgit Malaysia per ton. Pada April 2023 menurun 84 Ringgit Malaysia (2,19%) menjadi 3.833 per ton.
Sementara itu, Kontrak berjangka CPO pengiriman Mei 2023 melemah 70 Ringgit Malaysia (1,83%) menjadi 3.830 Ringgit Malaysia per ton. Serta, Juni 2023 meningkat 62 Ringgit Malaysia (1,63%) menjadi 3.815 Ringgit Malaysia per ton.
Pada Senin (26/12/2022), perdagangan Bursa Malaysia Derivatives libur Natal.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






