Jumat, 15 Mei 2026

Januari, 11 Perusahaan Gelar IPO Saham Rp 1 Triliun

Penulis : Ely Rahmawati
3 Jan 2023 | 06:40 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) di Jakarta. (Foto: Bloomberg)
Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) di Jakarta. (Foto: Bloomberg)

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 11 perusahaan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dan dijadwalkan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Januari 2023. Total dana segar yang diraih dari aksi korporasi ini bisa mencapai Rp 1 triliun.

Ke-11 perusahaan tersebut adalah PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) yang mengincar dana IPO Rp 180 miliar, PT Hatten Bali Tbk (WINE) membidik Rp 101,7 miliar, PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) senilai Rp 40,6 miliar, PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL) berpotensi meraih Rp 9,7 miliar, dan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membidik dana segar Rp 80 miliar.

Kemudian, ada PT Lavender Bina Cendekia Tbk (BMBL) sekitar Rp 54,8 miliar,  PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) Rp 176 miliar, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery senilai Rp 60 miliar, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) Rp 61,2 miliar, PT Penta Valent Tbk (PEVE) Rp 54,83 miliar, dan PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) dengan target Rp 105 miliar.

Manajemen Cakra Buana telah menetapkan harga  IPO di atas Rp 108 per saham. Masa IPO berlangsung mulai 2-5 Januari 2023 dan dikawal RHB Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek bersama KGI Sekuritas sebagai penjamin emis efek.

ADVERTISEMENT

“Perseroan melepas sebanyak 738 juta saham atau sebesar 16,26% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Jumlah keseluruhan nilai IPO adalah Rp 79,7 miliar,” tulis manajemen dalam prospektus terbaru, Senin (2/1/2023).

Sementara itu, perusahaan penyuplai pipa pengeboran minyak dan gas bumi (migas) serta alat lainnya, Sunindo Pratama, juga mantap menggelar IPO dengan melepas sebanyak 600 juta saham dengan nominal Rp 100 per saham.

Perseroan menetapkan harga IPO Rp 300, batas tertinggi dalam penawaran awal (bookbuilding) 19-23 Desember 2022 yang berkisar Rp 280-300. Adapun IPO Sunindo berlangsung 2-5 Januari 2023.

Dengan patokan harga IPO di batas atas, Sunindo Pratama dapat meraih dana segar Rp 180 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas.

Adapun produsen air minum dalam kemasan dengan merek Hexsoul, yakni Mitra Tirta Buwana, memulai IPO pada 2-4 Januari 2023 dengan harga pelaksanaan Rp 110.

“Perseroan melepas sebanyak 270 juta saham biasa atau sebanyak 24,94% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Jumlah penawaran umum perdana saham adalah sebesar Rp 29,7 miliar. Shinhan Sekuritas dan Wanteg Sekuritas dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi efek,” papar manajemen Mitra Tirta.

Sementara itu, Jobubu Jarum Minahasa menetapkan harga  IPO Rp 220 per saham atau di batas atas bookbuilding di kisaran Rp 200-220. Perseroan mantap melepas sebanyak 800 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 10 per saham atau sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.

“Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham adalah sebanyak Rp 176 miliar. UOB Kay Hian Sekuritas dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek aksi ini,” kata manajemen Jobubu.

Jobubu adalah perusahan yang diberikan izin khusus oleh pemerintah Indonesia untuk memproduksi minuman beralkohol di Indonesia. Perseroan mempunyai kapasitas dan izin khusus untuk memproduksi minuman beralkohol full-spectrum (dari kadar 0% sampai dengan kadar 55%). Perseroan memiliki tiga produk, yaitu Cap Tikus 1978, Daebak Soju, dan Daebak Spark.

Danai Ekspansi

Sementara itu, Data Sinergitama Jaya atau Elitery menggelar IPO dengan melepas sebanyak 500 juta saham bernilai nominal Rp 25 per saham. Jumlah saham yang dilepas itu sebanyak 24,61% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.

Harga IPO ditetapkan Rp 120 sehingga jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak adalah Rp 60 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek pada aksi Elitery ini adalah NH Korindo Sekuritas. “Penggunaan hasil dana IPO untuk ekspansi,” tulis manajemen Elitery.

Perusahaan properti Citra Buana Prasida menetapkan harga  IPO Rp 150 per saham. Perusahaan menggelar penawaran umum pada 2-4 Januari 2023. Dengan melepas sebanyak 271.250.000 saham baru atau 20% dari modal disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 100 per saham, perseroan meraih dana Rp 40,68 miliar. Panin Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emis efeknya.

Bersamaan dengan IPO ini, CBPE mengadakan program employee stock allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak 120.000 saham atau sebanyak 0,04% dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum, dengan nilai nominal sebesar Rp 100. Harga pelaksanaan program ESA adalah sama dengan harga IPO sebesar Rp 150.

Produsen makanan bayi merek Nays, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk bersiap menggelar IPO saham dengan melepas sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan berpotensi meraih dana segar dari aksi korporasi ini sebesar Rp 61,2 miliar.

Adapun nilai nominalnya adalah Rp 10 setiap saham dan ditawarkan kepada publik sekitar Rp 100-120. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Surya Fajar Sekuritas.

“Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 510 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO ini disampaikan,” ungkap manajemen Hasana Boga dalam keterangan resmi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia