Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Menguat, Pemodal Asing Net Sell Rp 146,50 Miliar

Penulis : Parluhutan Situmorang
9 Jan 2023 | 16:11 WIB
BAGIKAN
Monitor saham di galeri sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Monitor saham di galeri sekuritas di Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 146,50 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/1/2022), ditutup menguat tipis 3,7 poin (0,06%) menjadi 6.688,26.

Net sell melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebanyak Rp 161,50 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 137,13 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 68,26 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 44,94 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,94 miliar.

Sebaliknya, pembelian bersih (net buy) melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebanyak Rp 101,04 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 90,04 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 70,70 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 67,05 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 57,95 miliar.

ADVERTISEMENT

Penguatan IHSG didukung oleh kenaikan saham sektor kesehatan 1,91%, sektor material dasar sebesar 1,06%, dan konsumer non primer 0,33%. Sebaliknya, pelemahan melanda saham sektor energi 2,18%, sektor konsumer primer 0,94%, dan sektor industri sekitar 0,59%.

Meski indeks hanya naik tipis, sejumlah saham ini mencetak lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Daya Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) naik Rp 39 (34,82%) menjadi Rp 151, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik Rp 37 (34,26%) menjadi Rp 145, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik Rp 330 (24,91%) menjadi Rp 1.655, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) naik Rp 66 (24,63%) menjadi Rp 334, dan PT Batvia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) naik Rp 52 (24,30%) menjadi Rp 266.

Sebaliknya, pelemahan melanda saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Visi Telkomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 14 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 56 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia