Sabtu, 4 April 2026

Yugen: IHSG Menguat Terbatas, Kawal Menu Saham Bakal Untung Jelang Akhir Pekan

Penulis : Indah Handayani
13 Jan 2023 | 06:15 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG menguat terbatas pada perdagangan Jumat (13/1/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.542 – 6.741. Kawal menu saham pilihan bakal untung jelang akhir pekan.

Yugen Bertumbuh Sekuritas menjelaskan, kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG masih bersifat technical rebound pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu sebelumnya. Namun, disisi lain para investor masih harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar.

“Hal ini dikarenakan IHSG masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dan dibayangi oleh gelombang tekanan yang masih cukup besar,” tulis Yugen Bertumbuh Sekuritas dalam risetnya, Jumat (13/1/2023).

Yugen Bertumbuh Sekuritas menambahkan, kondisi perekonomian dalam negeri terlihat masih cukup stabil yang tercermin dari data perekonomian yang telah terlansir, hal ini tentunya dapat menjadi penopang bagi pergerakan IHSG. “IHSG hari berpotensi menguat terbatas,” tambah Yugen Bertumbuh Sekuritas.

Yugen Bertumbuh Sekuritas merekomendasikan kawal menu saham bakal untung jelang akhir pekan. Menu saham tersebut terdiri dari AKRA, SMGR, AALI, BBRI, UNVR, TBIG, ASII, SMRA.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 4 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 46 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 56 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia