Sabtu, 4 April 2026

Saham Pilihan untuk Trading 13 Januari dan Target Harganya

Penulis : Indah Handayani
13 Jan 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Sebagian besar analis memprediksi IHSG hari ini berpotensi menguat. Untuk itu, simak saham pilihan trading 13 Januari dan target harganya.

Pada perdagangan Kamis (12/1/2023) IHSG ditutup menguat sebesar 45 poin (0,69%) ke level 6.629. Sektor teknologi, keuangan, barang baku, properti & real estate, industri, konsumen non- primer, konsumen primer dan infrastruktur bergerak positif mendominasi kenaikan IHSG. 

Saham Wall Street naik lagi Kamis (Jumat pagi WIB) setelah data Amerika Serikat (AS) menunjukkan moderasi inflasi. Pasar kini melihat ke depan untuk laporan pendapatan dari bank-bank besar. Indeks harga konsumen (CPI) di Desember 2022 naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis Kamis (12/1). Ini adalah kenaikan terkecil sejak Oktober 2021 dan pelonggaran enam bulan berturut-turut.

Laporan tersebut sejalan dengan proyeksi dan menambah ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan beralih dari serangkaian kenaikan suku bunga yang sangat agresif. Beberapa analis mengeluarkan laporan yang memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) di Februari 2023, turun dari kenaikan setengah poin persentase atau 50 bps di Desember 2022.  

Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,6% ke level 34.189,97. S&P 500 berbasis luas naik 0,3% menjadi 3.983,17, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya teknologi naik 0,6% menjadi 11.001,10.

Saham Asia-Pasifik beragam, setelah indeks harga konsumen AS menunjukkan inflasi mereda pada bulan Desember, meningkatkan harapan investor bahwa Federal Reserve dapat kembali ke kenaikan suku bunga yang lebih lambat.

S&P/ASX 200 Australia naik 0,76%. Nikkei 225 Jepang turun 0,3% pada jam pertama perdagangannya, sementara Topix turun sedikit. Kospi naik 0,92%, dan Kosdaq naik tipis 0,53%.

Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham pilihan, yaitu

ICBP

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 10.450  

Target harga: 10.850

Stop loss/Reversal: 10.325                    

Support: 10.325  

Resistance: 10.850

SMGR

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 7.400

Target harga: 7.700

Stop loss/Reversal: 7.300                    

Support: 7.300  

Resistance: 7.700

DGIK

Rekomendasi: Buy

Harga penutupan: 139

Target harga: 144

Stop loss/Reversal: 137                    

Support: 137  

Resistance: 144

NICL

Rekomendasi: Speculative buy

Harga penutupan: 195

Target harga: 202

Stop loss/Reversal: 192                   

Support: 192  

Resistance: 202

Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu

BBRI

Price: 4.500   

Support: 4.430                                     

Resistance: 4.550

ANTM

Price: 2.130   

Support: 2.050                                     

Resistance: 2.150

SMGR

Price: 7.400   

Support: 7.050                                     

Resistance: 7.475

Sedangkan Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan berikut

ASII

Terbentuk bullish engulfing dengan volume yang solid, memperkuat potensi rebound lanjutan dari indikasi golden cross pada Stochatic RSI.

Entry : >=5.325

Stop-loss : <5.075

Target : 5.650-5.700

Resistance : 5.925

Pivot : 5.650

Support  : 5.200

PTPP

Twezeer bottom yang terbentuk seiring golden cross pada Stochastic RSI menjadi sinyal awal rebound. Pergerakan tersebut didukung dengan volume yang solid.

Entry : >=620

Stop-loss : <600

Target : 665;705

Resistance : 735

Pivot : 705

Support  : 605

WMPP

Kenaikan volume yang signifikan dibanding rata-rata perdagangan 24/Nov/22 - 11/Jan/23 memvalidasi rebound lanjutan dari terbentuknya golden cross pada MACD.

Speculative Buy

Entry : >67

Stop-loss : <59

Target : 79;88

Resistance : 88

Pivot : 74

Support  : 55

MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini, yaitu

AKRA - Buy on Weakness

AKRA ditutup menguat 4,8% ke 1,320 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama AKRA masih mampu bergerak di atas 1,215 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (B) sehingga AKRA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1.270-1.300

Target Price: 1.345, 1.435

Stoploss: below 1.215

PGAS - Buy on Weakness

PGAS ditutup terkoreksi 0,3% ke 1,525 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada di akhir wave [c] dari wave 4 sehingga koreksi PGAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1.460-1.505

Target Price: 1.585, 1.655

Stoploss: below 1.415

TOWR - Buy on Weakness

TOWR ditutup flat ke 1,145 pada perdagangan kemarin (12/1) dan pergerakannya cenderung konsolidasi. Kami perkirakan, posisi TOWR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b] pada label hitam, sehingga koreksi TOWR akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1.095-1.130

Target Price: 1.180, 1.250

Stoploss: below 1.045

UNVR - Buy if Break

UNVR ditutup menguat 1,3% ke 4,760 dan mampu ditutup diatas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 4,640 sebagai stoplossnya, maka posisi UNVR diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (c) dari wave [b] dan akan lebih terkonfirmasi bila mampu break 4,770.

Buy if Break: 4.770

Target Price: 4.840, 4.970

Stoploss: below 4.640

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 1 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 43 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 53 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia