Saham Pilihan untuk Trading 13 Januari dan Target Harganya
JAKARTA, investor.id – Sebagian besar analis memprediksi IHSG hari ini berpotensi menguat. Untuk itu, simak saham pilihan trading 13 Januari dan target harganya.
Pada perdagangan Kamis (12/1/2023) IHSG ditutup menguat sebesar 45 poin (0,69%) ke level 6.629. Sektor teknologi, keuangan, barang baku, properti & real estate, industri, konsumen non- primer, konsumen primer dan infrastruktur bergerak positif mendominasi kenaikan IHSG.
Saham Wall Street naik lagi Kamis (Jumat pagi WIB) setelah data Amerika Serikat (AS) menunjukkan moderasi inflasi. Pasar kini melihat ke depan untuk laporan pendapatan dari bank-bank besar. Indeks harga konsumen (CPI) di Desember 2022 naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis Kamis (12/1). Ini adalah kenaikan terkecil sejak Oktober 2021 dan pelonggaran enam bulan berturut-turut.
Laporan tersebut sejalan dengan proyeksi dan menambah ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan beralih dari serangkaian kenaikan suku bunga yang sangat agresif. Beberapa analis mengeluarkan laporan yang memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) di Februari 2023, turun dari kenaikan setengah poin persentase atau 50 bps di Desember 2022.
Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,6% ke level 34.189,97. S&P 500 berbasis luas naik 0,3% menjadi 3.983,17, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya teknologi naik 0,6% menjadi 11.001,10.
Saham Asia-Pasifik beragam, setelah indeks harga konsumen AS menunjukkan inflasi mereda pada bulan Desember, meningkatkan harapan investor bahwa Federal Reserve dapat kembali ke kenaikan suku bunga yang lebih lambat.
S&P/ASX 200 Australia naik 0,76%. Nikkei 225 Jepang turun 0,3% pada jam pertama perdagangannya, sementara Topix turun sedikit. Kospi naik 0,92%, dan Kosdaq naik tipis 0,53%.
Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham pilihan, yaitu
ICBP
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 10.450
Target harga: 10.850
Stop loss/Reversal: 10.325
Support: 10.325
Resistance: 10.850
SMGR
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 7.400
Target harga: 7.700
Stop loss/Reversal: 7.300
Support: 7.300
Resistance: 7.700
DGIK
Rekomendasi: Buy
Harga penutupan: 139
Target harga: 144
Stop loss/Reversal: 137
Support: 137
Resistance: 144
NICL
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 195
Target harga: 202
Stop loss/Reversal: 192
Support: 192
Resistance: 202
Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu
BBRI
Price: 4.500
Support: 4.430
Resistance: 4.550
ANTM
Price: 2.130
Support: 2.050
Resistance: 2.150
SMGR
Price: 7.400
Support: 7.050
Resistance: 7.475
Sedangkan Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan berikut
ASII
Terbentuk bullish engulfing dengan volume yang solid, memperkuat potensi rebound lanjutan dari indikasi golden cross pada Stochatic RSI.
Entry : >=5.325
Stop-loss : <5.075
Target : 5.650-5.700
Resistance : 5.925
Pivot : 5.650
Support : 5.200
PTPP
Twezeer bottom yang terbentuk seiring golden cross pada Stochastic RSI menjadi sinyal awal rebound. Pergerakan tersebut didukung dengan volume yang solid.
Entry : >=620
Stop-loss : <600
Target : 665;705
Resistance : 735
Pivot : 705
Support : 605
WMPP
Kenaikan volume yang signifikan dibanding rata-rata perdagangan 24/Nov/22 - 11/Jan/23 memvalidasi rebound lanjutan dari terbentuknya golden cross pada MACD.
Speculative Buy
Entry : >67
Stop-loss : <59
Target : 79;88
Resistance : 88
Pivot : 74
Support : 55
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini, yaitu
AKRA - Buy on Weakness
AKRA ditutup menguat 4,8% ke 1,320 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama AKRA masih mampu bergerak di atas 1,215 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (B) sehingga AKRA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1.270-1.300
Target Price: 1.345, 1.435
Stoploss: below 1.215
PGAS - Buy on Weakness
PGAS ditutup terkoreksi 0,3% ke 1,525 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada di akhir wave [c] dari wave 4 sehingga koreksi PGAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1.460-1.505
Target Price: 1.585, 1.655
Stoploss: below 1.415
TOWR - Buy on Weakness
TOWR ditutup flat ke 1,145 pada perdagangan kemarin (12/1) dan pergerakannya cenderung konsolidasi. Kami perkirakan, posisi TOWR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b] pada label hitam, sehingga koreksi TOWR akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1.095-1.130
Target Price: 1.180, 1.250
Stoploss: below 1.045
UNVR - Buy if Break
UNVR ditutup menguat 1,3% ke 4,760 dan mampu ditutup diatas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 4,640 sebagai stoplossnya, maka posisi UNVR diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (c) dari wave [b] dan akan lebih terkonfirmasi bila mampu break 4,770.
Buy if Break: 4.770
Target Price: 4.840, 4.970
Stoploss: below 4.640
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





