Jumat, 15 Mei 2026

Intip Kinerja Keuangan Kontraktor Tambang Nikel dan Batu Bara (HILL) yang Mau IPO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Jan 2023 | 14:53 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penambangan nikel PT Hillcon Tbk (HILL). (Ist)
Aktivitas penambangan nikel PT Hillcon Tbk (HILL). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Holding kontraktor tambang, PT Hillcon Tbk (HILL) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 442,3 juta saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga penawarannya kisaran Rp 1.250-2.000 per saham dengan masa penawaran awal (bookbuilding) 12-26 Januari 2023.

Dalam prospektus awal dijelaskan pendapatan usaha perseroan terutama dihasilkan dari jasa pertambangan dan jasa konstruksi. Jasa pertambangan meliputi, antara lain jasa subkontraktor, jasa pertambangan, dan jasa ekskavasi batuan. Jasa konstruksi meliputi, antara lain, pekerjaan tanah, pembangunan jalan, dan daerah aliran sungai.

Pendapatan usaha mengalami kenaikan sebesar Rp 881,83 miliar atau 68,4%, dari Rp 1,28 triliun pada periode sembilan bulan yang berakhir tanggal 30 September 2021 menjadi Rp 2,17 triliun pada periode sembilan bulan yang berakhir tanggal 30 September 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan usaha dari jasa pertambangan, yang diimbangi oleh penurunan pendapatan usaha dari jasa konstruksi.

ADVERTISEMENT

Beban pokok pendapatan mengalami kenaikan sebesar Rp 827,30 miliar atau 108,2%, dari Rp 764,80 miliar pada 30 September 2021 menjadi Rp 1,59 triliun pada 30 September 2022.

Sementara laba bersih periode berjalan Hillcon per 30 September 2022 mengalami penurunan jadi Rp 260,42 miliar dari sebelumnya Rp 313,55 miliar di 30 September 2021.

Sampai 30 September 2022, posisi aset HILL sebesar Rp 3,09 triliun, liabilitas Rp 2,23 triliun, dan ekuitas Rp 860 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia