Perusahaan Ini IPO, Jajaran Direksinya Berusia 30-an
JAKARTA, investor.id - PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) atau Flexypack bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 308 juta saham atau 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.
Nilai nominalnya Rp 10 per saham di mana saham IPO ditawarkan kepada publik di kisaran harga Rp 110-162 per saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 49,89 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas Indonesia. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung dari 12-17 Januari 2023.
Pemegang saham PACK saat ini adalah PT Star Magnum Capital 44,87%, Denny Winoto 18,74%, PT Benson Kapital Indonesia 12,5%, Kenny Ngadiman 11,45%, Michael Gerald Jusanti 5,01%, PT JJF Investama 4,38%, Hendrick 2,19%, Christian Anderson 0,88%.
Jajaran direksi perseroan diisi oleh anak-anak muda berusia 30-an. Direktur utamanya sekaligus juga pemegang saham dan co-founder perseroan, Denny Winoto berusia 29 tahun atau hampir 30 tahun. Ia memperoleh gelar Sarjana Computer Science dari University of California, Berkeley pada 2013.
Selain itu, di posisi direktur ada Lidya Setyawati yang berusia 30 tahun. Dia mendapat gelar Sarjana Akuntasi Fakultas Ekonomi Tarumanegara Jakarta pada 2014.
Dan satu lagi direktur FrexyPack adalah Aditya Surya Widyasmara, berusia 34 tahun. Ia mendapatkan gelar Sarjana Peternakan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada 2010.
Kegiatan usaha yang dilakukan perseroan saat ini adalah menjalankan usaha di bidang percetakan digital kemasan plastik untuk pengemasan makanan ringan, makanan basah, kopi/teh, bubuk, bumbu, makanan frozen, cairan, kosmetik, pakaian, masker, dan produk lainnya. Perseroan menawarkan percetakan kemasan full printing depan belakang dengan pilihan berbentuk sachet, standing pouch, ataupun roll stock, dan dapat ditambahkan aksesoris tambahan seperti klip zipper, finishing glossy atau doff, maupun see through window untuk konsumen dapat melihat isi produk dari luar kemasan.
Melalui teknologi sistem informasi maupun mesin digital, perseroan memiliki keunikan yaitu dapat melayani pesanan dengan kuantitas rendah sampai dengan 100 lembar per pesanan. Solusi ini sangat cocok bagi pelaku UMKM yang sebelumnya terpaksa pakai kemasan polos ditempel stiker karena minimum order percetakan yang sangat besar, sekarang sudah dapat cetak kemasan full printing dengan minimum pesanan yang sesuai dan harga yang terjangkau.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






