Empat Perusahaan Segera Melantai di Bursa
JAKARTA, investor.id - Sebanyak empat perusahaan berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat, yakni PT Vastland Indonesia Tbk (VAST), PT Penta Valent Tbk (PEVE), PT Haloni Jane Tbk (HALO), PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP). Keempat perusahaan itu segera menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham senilai total Rp 344 miliar.
Berdasarkan prospektus di laman E-IPO, dikutip Kamis (19/1/2023), Haloni Jane akan melepas maksimal 1,2 miliar saham atau 20,98% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan membuka harga IPO Rp 100-150 per saham, sehingga dana yang bakal diraih maksimal Rp 120-180 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Danatama Makmur Sekuritas.
Selain saham biasa, perseroan menerbitkan maksimal 1,2 waran seri I atau 26,55% dari total jumlah saham saat pernyataan pendaftaran IPO. Bookbuilding IPO Halone berlangsung 17-24 Januari 2023, perkiraan tanggal efektif 30 Januari 2023, perkiraan masa penawaran umum 31 Januari-3 Februari 2023, kemudian perkiraan tanggal pencatatan di BEI 7 Februari 2023. Perseroan bergerak di bidang manufaktur sarung tangan karet.
Sementara itu, perusahaan properti pergudangan, Vastland, akan melepas maksimal 700 juta saham atau 22,54% setelah IPO. Vastland membuka harga penawaran IPO Rp 100-109 per saham, sehingga dana yang bisa diraih Rp 70-76,3 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Erdikha Elit Sekuritas.
Masa bookbuilding digelar 16-20 Januari 2023, perkiraan tanggal efektif pada 30 Januari 2023, perkiraan masa penawaran umum perdana saham 1-3 Februari 2023, perkiraan penjatahan pada 3 Februari 2023, perkiraan distribusi saham & waran seri I pada 6 Februari 2023. Apabila semua berjalan lancar, perseroan memperkirakan pencatatan saham di BEI berlangsung 7 Februari 2023.
Selanjutnya, perusahaan konglomerat Hermanto Tanoko, Penta Valent, menetapkan harga IPO Rp 149 per saham. Distributor produk farmasi itu menggelar masa penawaran umum 17-19 Januari 2023, dengan melepas maksimal 353.125.000 saham atau 20% setelah IPO. Perseroan akan meraih dana IPO Rp 52,61 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Lotus Andalan Sekuritas. Masa penawaran umum berlangsung 17-19 Januari 2023 dan pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 24 Januari.
Adapun Pelita Teknologi Global akan melepas 200 juta saham melalui IPO, setara 24,81% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, dengan harga berkisar Rp 140-180. Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas selaku Underwriter.
Direktur Utama Pelita Teknologi Ardarini menjelaskan, langkah perusahaan masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola untuk lebih baik lagi. “Per Juli 2022, perseroan masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan. Kami yakin dengan bisnis smart card dan aktivitas konsultasi informasi serta teknologi yang dijalankan perseroan saat ini,” kata dia.
Di sisi lain, Direktur Utama Lotus Andalan Sekuritas Wientoro Prasetyo memaparkan, Pelita Teknologi mendapatkan izin pre-efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan 16 Januari 2023. Adapun masa bookbuilding IPO berlangsung 17-24 Januari 2023.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler






