Jumat, 15 Mei 2026

Daftar Saham Kandidat Kuat Penghuni Baru LQ45 

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
26 Jan 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Total Volume Perdagangan. Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Sebanyak 228 saham pada perdagangan Selasa (29/3/2022)  naik, 289 saham turun dan 167 saham stagnan.  Total volume perdagangan saham mencapai 22,23 miliar saham dengan total nilai Rp12,12 triliun.
Total Volume Perdagangan. Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Sebanyak 228 saham pada perdagangan Selasa (29/3/2022) naik, 289 saham turun dan 167 saham stagnan. Total volume perdagangan saham mencapai 22,23 miliar saham dengan total nilai Rp12,12 triliun.

JAKARTA, Investor.id – Sebanyak empat saham berpotensi masuk indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Adaro Minerals Indonesia  Tbk (ADMR) dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). Adapun saham yang diprediksi keluar dari indeks itu adalah PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Indeks LQ45 adalah indeks berisi 45 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas tertinggi dan kapitalisasi pasar terbesar dengan kriteria-kriteria lain yang sudah ditentukan. Peninjauan dan penggantian saham indeks itu dilakukan oleh BEI setiap enam bulan sekali pada bulan Februari dan Agustus.

Berdasarkan laporan riset Samuel Sekuritas, dikutip Rabu (25/1/2023), saham BUMI, BRMS, ESSA, dan ADMR dipilih menjadi kandidat saham LQ45 dengan pertimbangan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float, nilai perdagangan harian rata-rata, dan frekuensi perdagangan.

ADVERTISEMENT

Merujuk data BEI, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,3% sepanjang 2023 ke level 6.829 (year to date/ytd), sedangkan indeks LQ45 terpangkas 0,5% ke level 932. Sementara itu, indeks saham unggulan lainnya, IDX30 turun 0,3%, sedangkan IDX80 masih naik 0,3%.

Secara umum, Samuel Sekuritas menilai, IHSG masih kekurangan katalis penguatan dalam jangka pendek. Akan tetapi, sekuritas ini meyakini, sejumlah saham berkinerja keuangan solid dan stabil (blue chip), termasuk bank-bank besar, telah masuk kondisi jenuh jual (oversold) dalam beberapa minggu terakhir. Ini bisa memberikan potensi keuntungan  dalam jangka pendek. Sebab, emiten-emiten tersebut akan melaporkan kinerja keuangan sepanjang 2022 paling lambat akhir Januari 2023.

"Peristiwa lain yang mungkin memberikan katalis jangka pendek adalah rebalancing LQ45 (Februari-Juli) yang segera diumumkan," tulis Samuel Sekuritas.

Sementara itu, Trimegah Sekuritas memprediksi saham ADMR, BRMS, AKRA, ESSA, dan MTEL masuk indeks LQ45, sedangkan daftar saham yang terdepak adalah WIKA, ERAA, MNCN, HMSP, JPFA. Adapun saham-saham baru penghuni IDX30 adalah AMRT, BRIS, MEDC, sedangkan yang keluar HRUM, TBIG, TINS.

Trimegah mencatat, evaluasi konstituen indeks LQ45 dan IDX30 berlangsung semi tahunan, yakni akhir Januari dan Juli, setiap tahunnya dan berlaku efektif pada Februari dan Agustus. Perubahan konstituen indeks itu hanya terjadi pada evaluasi menyeluruh, bukan minor. 

“Biasanya, pengumuman konstituen dua indeks itu dilakukan lima hari sebelum tanggal efektif atau kemungkinan 26 Januari 2023,” tulis Trimegah dalam laporan riset, belum lama ini.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia