Menu
Sign in
@ Contact
Search
Total Volume Perdagangan. Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Sebanyak 228 saham pada perdagangan Selasa (29/3/2022)  naik, 289 saham turun dan 167 saham stagnan.  Total volume perdagangan saham mencapai 22,23 miliar saham dengan total nilai Rp12,12 triliun.

Total Volume Perdagangan. Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Sebanyak 228 saham pada perdagangan Selasa (29/3/2022) naik, 289 saham turun dan 167 saham stagnan. Total volume perdagangan saham mencapai 22,23 miliar saham dengan total nilai Rp12,12 triliun.

Daftar Saham Kandidat Kuat Penghuni Baru LQ45 

Kamis, 26 Jan 2023 | 07:00 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – Sebanyak empat saham berpotensi masuk indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Adaro Minerals Indonesia  Tbk (ADMR) dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). Adapun saham yang diprediksi keluar dari indeks itu adalah PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Indeks LQ45 adalah indeks berisi 45 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas tertinggi dan kapitalisasi pasar terbesar dengan kriteria-kriteria lain yang sudah ditentukan. Peninjauan dan penggantian saham indeks itu dilakukan oleh BEI setiap enam bulan sekali pada bulan Februari dan Agustus.

Baca juga: Peter Sondakh, Orang Terkaya yang Obral Saham Taksi Express (TAXI)

Berdasarkan laporan riset Samuel Sekuritas, dikutip Rabu (25/1/2023), saham BUMI, BRMS, ESSA, dan ADMR dipilih menjadi kandidat saham LQ45 dengan pertimbangan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float, nilai perdagangan harian rata-rata, dan frekuensi perdagangan.

Advertisement

Merujuk data BEI, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,3% sepanjang 2023 ke level 6.829 (year to date/ytd), sedangkan indeks LQ45 terpangkas 0,5% ke level 932. Sementara itu, indeks saham unggulan lainnya, IDX30 turun 0,3%, sedangkan IDX80 masih naik 0,3%.

Baca juga: Ssstt! Segini Jumlah Kekayaan Lo Kheng Hong Hasil Investasi Saham 30 Tahun Lebih

Secara umum, Samuel Sekuritas menilai, IHSG masih kekurangan katalis penguatan dalam jangka pendek. Akan tetapi, sekuritas ini meyakini, sejumlah saham berkinerja keuangan solid dan stabil (blue chip), termasuk bank-bank besar, telah masuk kondisi jenuh jual (oversold) dalam beberapa minggu terakhir. Ini bisa memberikan potensi keuntungan  dalam jangka pendek. Sebab, emiten-emiten tersebut akan melaporkan kinerja keuangan sepanjang 2022 paling lambat akhir Januari 2023.

"Peristiwa lain yang mungkin memberikan katalis jangka pendek adalah rebalancing LQ45 (Februari-Juli) yang segera diumumkan," tulis Samuel Sekuritas.

Baca juga: Bursa Rilis Daftar Pemantauan Khusus Efektif 12 Januari, Ada 151 Saham, Hati-hati!

Sementara itu, Trimegah Sekuritas memprediksi saham ADMR, BRMS, AKRA, ESSA, dan MTEL masuk indeks LQ45, sedangkan daftar saham yang terdepak adalah WIKA, ERAA, MNCN, HMSP, JPFA. Adapun saham-saham baru penghuni IDX30 adalah AMRT, BRIS, MEDC, sedangkan yang keluar HRUM, TBIG, TINS.

Trimegah mencatat, evaluasi konstituen indeks LQ45 dan IDX30 berlangsung semi tahunan, yakni akhir Januari dan Juli, setiap tahunnya dan berlaku efektif pada Februari dan Agustus. Perubahan konstituen indeks itu hanya terjadi pada evaluasi menyeluruh, bukan minor. 

“Biasanya, pengumuman konstituen dua indeks itu dilakukan lima hari sebelum tanggal efektif atau kemungkinan 26 Januari 2023,” tulis Trimegah dalam laporan riset, belum lama ini.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com