Jumat, 15 Mei 2026

Daftar Pemain Nikel Top RI, Pam Mineral (NICL) Masuk

Penulis : Harso Kurniawan
1 Feb 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Kendaraan truk melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel ke kapal tongkang di salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Jojon/foc)
Kendaraan truk melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel ke kapal tongkang di salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Jojon/foc)

JAKARTA, Investor.id – Indonesia adalah raja nikel dunia, dengan cadangan bijih nikel sekitar 4,5 miliar ton, termasuk limonit dan saprolit. Lalu, siapa saja yang masuk daftar pemain top nikel di Indonesia?

Berdasarkan riset Daiwa Capital Markets, dikutip Rabu (1/2/2023), di posisi puncak ada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), sedangkan PT Pam Mineral Tbk (NICL) juga meramaikan daftar tersebut. Merdeka Copper melalui cucu usahanya PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) memiliki sumber daya nikel limonit dan saprolit sebesar 1,1 miliar ton. Mayoritas saham SCM dipegang PT Merdeka Battery Materials (MBM), anak usaha Merdeka Copper.

Di posisi kedua, ada PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM), yang memiliki tambang nikel di Pomalaa, Halmahera Timur, Konawe Selatan, dan Pulau GAG. Total sumber daya nikel Antam mencapai 941 juta tpn. Selanjutnya, PT Harum Energy Tbk (HRUM) dengan sumber daya 215 juta ton, lalu Nickel Mines Limited 185 juta ton.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memiliki cadangan nikel 113 juta ton, diikuti PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebanyak 25 juta ton. Terakhir, ada Pam Mineral yang memiliki tambang nikel limonit dan saprolite di Morowali, Sulawesi Tengah, dan Konawe Selatan, Sulawesi Selatan. Total cadangan nikel Pam Mineral mencapai 4 juta ton.

ADVERTISEMENT

Belakangan ini, saham NICL bergerak atraktif, mengikuti tarian saham pemain besar, yakni MDKA dan ANTM. Dalam lima hari perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham NICL naik 9,3% ke level Rp 210.

Sementara itu, dalam pohon industri nikel, bijih nikel saprolit diolah menjadi produk setengah jadi, yakni nickel pig iron (NPI), feronikel, dan nikel matte. Kemudian produk itu diolah lagi menjadi barang hilir berupa baja nirkarat (stainless steel/SS). Nikel matte juga bisa diolah menjadi nikel sulfat, material (prekursor) katoda baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Adapun bijih nikel limonit diolah menjadi produk setengah jadi berupa mixed hydroxide precipitate (MHP). Lalu, MHP diolah menjadi nikel dan kobalt sulfat, bersama lithium, mangan, dan aluminium. Nama baterai EV hasil racikan bahan-bahan itu adalah lithium ion NCM atau NCA.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia