Segmen Mikro Bertumbuh, BRI (BBRI) Memasuki Tren Pertumbuhan Laba, Bagaimana Sahamnya?
JAKARTA, Investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bertumbuh pesat di topang pulihnya segmen UMKM. Pemulihan tersebut terlihat dari peningkatan kredit sebesar 9,2% dan laba bersih meningkat 67,1% menjadi Rp 51,41 triliun.
Baca Juga:
BRI (BBRI) Raup Laba Bersih Rp 51,4 TAnalis CIMB Sekuritas Handy Noverdanus dan Utami Ratanasari mengatakan, realisasi tahun 2022 memperkuat keyakinan bahwa pertumbuhan kinerja perseroan terus berlanjut, apalagi pembiayaan segmen UMKM diprediksi lanjutkan pertumbuhan tahun ini.
“Perseroan akan mulai agresif memasarkan produk Kupedes dengan potensi peminjam sebanyak 3 juta orang dalam tiga bulan ke depan. Produk ini diharapkan menjadi faktor utama pendongkrak kredit tahun ini dengan target berutmbuh berkisar 10-12%,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Terkait margin bunga bersih (NIM), dia mengatakan, diprediksi tetap konservatif berdada dalam kiaran 7,7-7,9%, menyusul tren peningkatan biaya dana. Biaya kredit tahun ini diperirakan turun ke 2,2-2,4%, dibandingkan realisasi tahun lalu 2,55%. Sedangkan kualitas aset diprediksi tetap bertahan dengan baik tahun ini.
CIMB Sekuritas menyebutkan produk Kupedes akan menjadi andalan perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan kredit dan kinerja keuangan tahun ini. Pertumbuhan Kupedes juga akan bisa berdampak positif terhadap pergerakan harga saham perseroan. Hal ini mendorong CIMB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi add dengan target harga Rp 5.400 atas saham BBRI.
CIMB Sekuritas menargetkan lonjakan laba bersih perseroan menjadi Rp 55,80 triliun tahun ini dan pendapatan bunga bersih diharapkan meningkat menjadi Rp 141,93 triliun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






