Reliance Sekuritas: Pasar Menanti Laporan Keuangan, PTRO Hingga CPIN Berpotensi Naik
JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas menyebut, pasar menanti laporan keuangan 2-22/ Sehingga IHSG diperkirakan bergerak mixed pada Jumat (10/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.860 – 6.930. PTRO hingga CPIN berpotensi naik.
Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan mixed cenderung melemah mengikuti sentimen bursa regional. “Sementara pasar masih akan menunggu rilis laporan keuangan dari emiten untuk tahun 2022,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (10/2/2023).
Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengatkan, IHSG terpantul dari area resistance diikuti indikator Stochastic telah berada di area overbought. “Namun, beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu PTRO, AMAR, AGII, BBRI, MPMX, PRDA, CPIN,” tambah Reliance Sekuritas.
IHSG diperdagangkan mixed pada perdagangan kemarin namun ditutup melemah ke level 6.897 (0,62%). Pelemahan IHSG didorong sentimen pelemahan dari harga batu bara dan aksi profit taking pada saham teknologi. Rilis data dari penjualan retail Indonesa pada Desember 2022 juga tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 0,7% YoY namun mengalami pelambatan jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,3% YoY.
Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya sektor teknologi (4%), sektor energi (1,37%) dan sektor konsumen non primer (1,04%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 695,30 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah BBRI, BBCA, BMRI.
Sementara itu dari bursa AS, ketiga indeks utama kembali ditutup melemah ditengah rilis dari intial jobless claims per 4 Februari yang mencatatkan kenaikan sebesar 196 ribu hal ini masih mengindikasikan pasar ketenaga kerjaan AS yang masih ketat.
Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di mixed, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 menguat (0,55%), sedangkan index Kospi melemah (0,42%). Para pelaku pasar akan menanti rilis dari inflasi Tiongkok untuk bulan Januari 2022 yang di perkirakan oleh konsensus akan mengalami kenaikan menjadi 2,2% YoY.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






