Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, Siap-Siap Tujuh Saham Ini Bakal Melesat

Penulis : Indah Handayani
13 Feb 2023 | 08:45 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Investor melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan Senin (13/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.895 – 6.840. Siap-siap tujuh saham ini bakal melesat, salah satunya SMGR.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan akan berpotensi bergerak terbatas, namun akan cendrung melemah. Melihat bursa Asia yang cendrung melemah pada pagi ini. Selain itu, tekanan saham teknologi dan batu bara masih berpotensi berlanjut. “Sementara itu para pelaku pasar juga akan mencermati rilisnya laporan keuangan 2022,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (13/2/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG masih mengalami tren konsolidasi dan belum berhasil breakout dari area resistance. “Sementara, beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: SMGR, MDKA, ENRG, JSMR, AGII, BBRI, CPIN,” tambah Reliance Sekuritas.

ADVERTISEMENT

IHSG diperdagangkan di zona merah pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu  ditutup ke level 6.880 (0,25%). Pelemahan IHSG masih berasal dari penurunan saham teknologi dan saham komoditas batu bara yang masih mengalami aksi profit taking. Mengingat harga komoditas batu bara yang kembali mengalami penurunan.

Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya sekto teknologi (2,28%), sektor energi (1,29%) dan sektor konsumen primer (0,61%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 567 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah BBRI, BMRI, BBCA.

Sementara itu dari bursa AS, ketiga indeks utama ditutup bervariasi namun hanya Nasdaq yang mengalami pelemahan di akhir perdagangan Jumat pekan lalu. Sektor energy dari S&P 500 mengalami kenaikan ditengah kenaikan harga komoditas minyak menyusul rencana Rusia yang memangkas pasokan minyak mentah, sementara itu komentar dari The Fed masih menunjukan sinyal hawkish.

Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (0,67%), serta index Kospi melemah (0,42%).

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 46 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 50 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia