Mantap, IHSG Dibuka Menguat di Awal Pekan
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 17 poin (0,25%) ke level 6.880, IHSG dibuka menguat 15,13 poin (0,22%) ke level 6.895,46 pada sesi I perdagangan Senin (13/2/2023). IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 6.892- 6.904.
Tercatat sebanyak 1,9 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 395 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 33.963 kali transaksi. Sebanyak 173 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 101 saham terkoreksi, dan 262 saham stagnan.
Indeks-indeks Wall Street ditutup beragam, ketika mayoritas indeks di Eropa melemah di perdagangan Jumat (10/2/2023). Terdapat dua fokus utama pelaku pasar yang mempengaruhi fluktuasi indeks-indeks global di pekan lalu.
Pertama adalah bagaimana pasar memandang arah kebijakan The Fed, dan kedua respon dan antisipasi terhadap rilis kinerja keuangan2022. Meski mayoritas mencatatkan kinerja di atas ekspektasi, namun hal ini juga disebabkan oleh kecenderungan ekspektasi rendah atau kondisi low-base di 2021. Dengan demikian, sentimen ke pasar relatif mixed.
Untuk pekan ini, pelaku pasar mengantisipasi data inflasi AS di Januari 2023 (14/2) yang merupakan salah satu indikator utama yang menentukan arah kebijakan The Fed. Sebelumnya, Kepala The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa inflasi telah menurun akan tetapi kekhawatiran pengetatan The Fed masih akan lebih agresif membayangi pelaku pasar.
Saham di Asia-Pasifik turun pada hari Senin karena investor menantikan rilis data ekonomi penting selama seminggu, termasuk indeks harga konsumen AS yang akan menentukan langkah Federal Reserve ke depan.
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,21%. S&P/NZX 50 turun 0,77% karena Selandia Baru bersiap untuk dampak lebih lanjut dari siklon tropis Gabrielle. Nikkei 225 Jepang turun 0,61% dan Topix turun 0,14%. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,5% pada jam pertama perdagangannya, sementara Kosdaq turun 0,2%.
Prediksi Analis
Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG menguat terbatas pada Senin (13/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.803 – 6.902. Intip menu saham bakal kasih untung berikut, salah satunya UNVR.
Yugen Bertumbuh Sekuritas menjelaskan, IHSG saat ini masih terus berada dalam rentang konsolidasi wajar. Di tengah tekanan yang berasal dari beberapa saham yang mengalami penurunan drastis.
“Namun, peluang tetap dapat dimanfaatkan untuk mendulang capital gain dari saham yang memiliki fundamental kuat,” tulis Yugen Bertumbuh Sekuritas dalam risetnya, Senin (13/2/2023).
Yugen Bertumbuh Sekuritas menambahkan, kondisi IHSG dalam jangka panjang masih menunjukkan potensi kenaikan yang cukup besar. Mengingat kondisi perekonomian yang masih cukup stabil terlihat dari data data terlansir. “IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas,” jelas Yugen Bertumbuh Sekuritas.
Yugen Bertumbuh Sekuritas merekomendasikan intip menu saham polihan kasih untung berikut, yaitu UNVR, HMSP, BBCA, BBRI, TLKM, PWON, ASRI, TBIG, dan ASII.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler






