Jumat, 15 Mei 2026

GOTO Masuk Bab Baru

Penulis : Jauhari Mahardhika
13 Feb 2023 | 22:10 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto Ilustrasi: Perseroan)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto Ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Perubahan struktur organisasi seiring penambahan para profesional menjadi bukti bahwa PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengakhiri statusnya sebagai ‘start-up’. Fase selanjutnya adalah realisasi sebagai sebuah korporasi dengan tata kelola yang baik, sebagaimana perusahaan besar pada umumnya.

Pemerhati sektor teknologi di Asia, Joel Shen, mengistilahkan bahwa GOTO telah menutup satu bab, kemudian memulai bab berikutnya. ”Seiring berkembangnya perusahaan, tim manajemen mereka juga berkembang dan, pada titik tertentu, orang-orang yang memulai start-up dari nol menjadi satu, akan memberikan tongkat estafet kepada penerus yang ditugaskan untuk membawa bisnis dari satu menjadi 100,” ungkapnya dalam tulisan yang dipublikasikan lewat akun media sosial LinkedIn pribadinya, yang dikutip pada Senin (13/2/2023).

Joel yang juga memimpin tim Withers Tech Asia dan berbasis di Singapura - dengan pengalaman khusus di Indonesia - mengapresiasi rencana realisasi struktur terbaru GOTO. Termasuk, tentang perampingan grup menjadi tiga lini bisnis yang berbeda yaitu On-Demand, e-Commerce, dan Financial Technology. “Masing-masing dengan presidennya sendiri (Catherine Hindra Sutjahyo, Hans Patuwo, dan Melissa Siska Juminto),” tulisnya.

ADVERTISEMENT

Joel juga menilai susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi GOTO nantinya setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Maret 2023 merupakan formasi ideal.

”Mencakup mantan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (Bank Indonesia) Agus Martowardojo, salah satu pendiri dan mitra pengelola dari Grup Northstar, Patrick Walujo, mantan CFO Grup LEGO Marjorie Lao, dan penasihat umum Grup GoTo Pablo Malay yang seluruhnya membawa kredensial yang mengesankan dan diharapkan untuk meningkatkan tata kelola perusahaan,” sebut Joel.

Dia pun berharap GOTO mampu bergerak lebih lincah dan makin berkembang dengan struktur terbaru dan susunan individu yang menjabat di pucuk pimpinan perusahaan. ”Semoga yang terbaik untuk tim manajemen baru GoTo. Semoga kalian membawa bisnis dari kekuatan ke kekuatan,” ucapnya.

Seperti diberitakan, sejumlah tokoh besar masuk dalam kandidat Dewan Komisaris GOTO. Di antaranya Agus D.W Martowardojo, Marjorie Lao, Patrick S. Walujo, dan Winato Kartono. Mereka akan mendampingi Komisaris Utama yaitu Garibaldi Thohir dan Komisaris William Tanuwijaya yang akan lebih fokus di perannya pada jabatan ini.

Di jajaran direksi, penguatan juga dilakukan dengan mengusulkan dua nama yang berkompeten di bidangnya masing-masing yaitu Pablo Malay dan Nila Marita. GOTO juga menambahkan jabatan presiden di dalam struktur organisasinya untuk memimpin masing-masing unit atau lini bisnis.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia