Jumat, 15 Mei 2026

Jangan Kaget ya, Adaro (ADRO) Cetak Rekor Lagi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Feb 2023 | 13:05 WIB
BAGIKAN
Petugas memantau heavy dump truck yang menurunkan batu bara di kawasan tambang batu bara milik Adaro, Tabalong, Kalimantan Selatan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/17)
Petugas memantau heavy dump truck yang menurunkan batu bara di kawasan tambang batu bara milik Adaro, Tabalong, Kalimantan Selatan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/17)

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencatat rekor tertinggi produksi batu bara sebesar 62,88 juta ton sepanjang tahun 2022. Jumlah produksi itu mengalami kenaikan 19% dari 52,70 juta ton pada 2021.

Manajemen Adaro menjelaskan, angka ini melampaui panduan yang ditetapkan pada kisaran 58-60 juta ton, berkat dukungan permintaan yang tinggi dari para pelanggan dan kinerja produksi yang tinggi.

“Volume penjualan batu bara pada FY22 naik 19% menjadi 61,34 juta ton dari 51,58 juta ton pada FY21. Pertumbuhan penjualan terutama didorong oleh produk batu bara termal CV menengah (4.700 ke atas) yang meningkat 22% menjadi 44,91 juta ton pada FY22 dibandingkan 36,77 juta ton pada FY21. Produk batu bara termal CV menengah meliputi 73% total penjualan FY22,” ungkap manajemen Adaro dalam keterangan resmi, Jumat (17/2/2023).

ADVERTISEMENT

Penjualan batu bara metalurgi anak usaha, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) juga mencatat lonjakan yang tinggi sebesar 39% menjadi 3,20 juta ton pada FY22 dari 2,30 juta ton pada FY21.

Volume pengupasan lapisan penutup pada FY22 mencapai 235,68 juta bank cubic meter (Mbcm), atau naik 8% dari 218,90 Mbcm pada FY21, yang didorong oleh kenaikan volume pengupasan lapisan penutup dari Balangan Coal Companies (BCC), PT Mustika Indah Permai (MIP), dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Pengupasan lapisan penutup di PT Adaro Indonesia (AI) sedikit menurun atau turun 1% menjadi 191,83 Mbcm dari 194,37 Mbcm pada FY21. Nisbah kupas ADRO pada FY22 tercatat 3,75x, atau lebih rendah daripada 4,15x pada FY21 karena volume produksi naik lebih tinggi dibandingkan kenaikan volume pengupasan lapisan penutup.

Kinerja nisbah kupas Adaro pada FY22 di bawah panduan yang ditetapkan sebesar 4,1x karena cuaca berhujan yang melebihi normal pada 1H22 dan waktu pengiriman yang lebih lama untuk alat berat. Perusahaan tetap selaras dengan nisbah kupas life-of-mine.

“Produksi batu bara pada 4Q22 naik 34% y-o-y menjadi 17,52 juta ton dari 13,06 juta ton pada 4Q21, rekor kuartalan tertinggi untuk Adaro,” terang manajemen Adaro.

Volume penjualan batu bara pada 4Q22 naik 35% menjadi 17,17 juta ton dari 12,72 juta ton pada 4Q21. Total volume pengupasan lapisan penutup pada 4Q22 naik 35% menjadi 62,15 Mbcm dari 45,87 Mbcm pada 4Q21. Nisbah kupas untuk kuartal ini mencapai 3,55x, atau sedikit meningkat dari 3,52x pada 4Q21.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia