Net Sell Berlanjut Rp 276 Miliar, Berikut Saham Yang Dibuang
JAKARTA, investor.id - Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 276,3 miliar, seiring indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditutup hanya naik tipis 0,05 poin ke level 6.895,7. IHSG hari ini bergerak dalam rentang 6.868,2-6.919 dengan nilai transaksi Rp 7,38 triliun.
Net sell terbanyak melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 390,76 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 184,71 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 73,69 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 48,42 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 25,9 miliar.
Sebaliknya, pembelian bersih (net buy) melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 153,36 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 105,48 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 81,41 miliar, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Rp 73,59 miliar, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 42,89 miliar.
Sementara itu, beberapa sektor saham yang mencatatkan penguatan, yaitu saham sektor konsumer non primer naik 0,51%, sektor kesehatan 0,64%, sektor keuangan 0,31%, dan sektor teknologi 0,49%. Sebaliknya, pelemahan melanda saham sektor konsumer primer 0,62%, sektor transportasi 0,29%, sektor energi 0,76%, dan sektor material dasar 0,78%.
Meski IHSG bergerak naik tipis cenderung stagnan, lima saham ini menorehkan lonjakan harga, antara lain saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) menguat Rp 53 (28,65%) menjadi Rp 238, PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) menguat Rp 62 (17,92%) menjadi Rp 408, dan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) naik Rp 175 (16,43%) menjadi Rp 1.240.
Kemudian, saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) naik Rp 28 (15,05%) dan PT Metro Realty Tbk (MTSM) naik Rp 28 (12,61%) menjadi Rp 250.
Adapun pelemahan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






