Lagi, Satyamitra (SMKL) Raih Kontrak dari Global Brand Ternama
JAKARTA, investor.id – PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) menambah satu kontrak pembuatan kemasan untuk produk global brand ternama.
Sebelumnya, emiten yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat dengan cetakan flexo yang disebut kotak karton bergelombang (KKB) maupun offset yang disebut folding carton box dan kotak handphone ini sudah melayani dua brand global.
Dengan tambahan proyek pembuatan kemasan untuk produk global brand ternama yang sudah mulai dikerjakan sejak awal Februari ini, perseroan semakin optimistis mencapai target pertumbuhan penjualan dua digit pada 2023.
“Keberhasilan mendapatkan kontrak baru dari global brand ternama yang juga salah satu yang terbesar di dunia ini merupakan pencapaian penting bagi SMKL. Karena akan semakin meningkatkan kredibilitas perseroan dan kepercayaan pelanggan terhadap SMKL,” kata Direktur Marketing Satyamitra Kemas Lestari, Herryanto Setiono Hidayat, yang dikutip pada Minggu (19/2/2023).
Menurut Herryanto, diraihnya kontrak dari global brand ternama tersebut akan semakin mempermudah Satyamitra Kemas Lestari untuk meyakinkan calon pelanggan baru. Sehingga peluang untuk menggaet pangsa pasar yang lebih luas akan semakin terbuka.
Perseroan melihat peluang pertumbuhan pasar kemasan tahun ini masih akan positif, seiring optimisme ketangguhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi resesi global sehingga akan terus tumbuh positif.
Selain itu, peningkatan pesat aktivitas partai politik, memasuki tahun politik jelang pemilihan umum, diperkirakan juga akan ikut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi 2023.
Untuk bisnis kemasan sendiri, harapan akan adanya peningkatan penjualan terus bertumbuh, menyusul perkiraan bahwa ekonomi digital akan melejit. Agar bisa semakin banyak meraih peluang pasar yang muncul, perseroan akan mengoptimalkan kelebihan sebagai produsen kemasan berbahan baku karton hasil daur ulang yang ramah lingkungan, serta pengakuan berupa sertifikasi upaya pengembangan bisnis berkelanjutan Forest Stewardship Council (FSC).
“Kelebihan dalam hal penggunaan produk berbahan baku ramah lingkungan tersebut menjadi salah satu kunci penting dalam bisnis SMKL ke depannya. Mengingat, terus meningkatnya tren kesadaran masyarakat akan pentingnya produk ramah lingkungan,” ujar Herryanto.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler


