Jumat, 15 Mei 2026

Phintraco Sekuritas: IHSG Berpeluang Uji Resistance, Speculative Buy pada Saham-Saham Rate-Sensitive Ini

Penulis : Indah Handayani
20 Feb 2023 | 06:15 WIB
BAGIKAN
pergerakan IHSG, Beritasatu Photo/Uthan AR
pergerakan IHSG, Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpeluang uji resistance pada level 6.960 pada Senin (20/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 7.000, pivot 6.920, support 6.830. Direkomendasikan speculative buy pada saham-saham rate-sensitive ini, salah satunya BSDE.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, indeks-indeks Wall Street ditutup mixed di Jumat (17/2). Wall Street masih dipengaruhi oleh rilis kinerja FY2022 dan pandangan pasar terhadap arah kebijakan The Fed di awal tahun 2023 ini. Sebagai informasi, Gubernur The Fed, Michelle Bowman menyatakan bahwa jalan untuk mencapai target inflasi The Fed di 2% yoy masih sangat panjang.

“Hal ini kembali membangun ekspektasi bahwa The Fed masih akan menaikan suku bunga acuan hingga tiga kali lagi di 2023,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (20/2/2023). 

ADVERTISEMENT

Beralih ke dalam negeri, Phintraco Sekuritas menyebut, IHSG masih bertahan dalam pola rising rectangle. Selama bertahan di atas MA20 di kisaran 6.880, IHSG berpeluang uji resistance di level 6.960 pada pekan ini. “Support level di pekan ini diperkirakan di kisaran 6.840,” jelas Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas menambahkan, IHSG masih akan dipengaruhi oleh keputusan RDG BI untuk mempertahankan suku bunga acuan di 5.75% (16/2). Saham-saham rate-sensitive mulai membentuk sinyal rebound atau memasuki fase konsolidasi. Antara lain BSDE, PWON, CTRA, SMRA, WIKA, ADHI, ASII, BMRI, BBTN, BBKP dan BTPS.

“Pelaku pasar dapat mencermati peluang speculative buy pada saham-saham tersebut dalam jangka pendek,” jelasnya.

Kembali ke eksternal, Phintraco Sekuritas mengatakan, pasar menantikan rilis risalah FOMC pada 23 Februari 2023. Pasar berharap memperoleh informasi mengenai pandangan The Fed terhadap kondisi suku bunga saat ini dan perkembangan terbaru data ekonomi, terutama inflasi dan ketenagakerjaan AS yang relatif solid di Januari 2023.

“Hal ini berpotensi menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pergerakan IHSG di ini,” jelasnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia