Jumat, 15 Mei 2026

MNC Sekuritas: Perhatikan Level Resistance IHSG, Empat Saham Berpeluang Melejit Nih!

Penulis : Indah Handayani
20 Feb 2023 | 06:30 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memotret layar elektronik yang menampilkan pererakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung memotret layar elektronik yang menampilkan pererakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas menyebut, perhatikan level resistance IHSG di 6.961 pada Senin (20/2/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada support 6.803-6.767 dan resistance 6.961-7.053. Empat saham berpeluang melejit nih!  Diantaranya AUTO dan BEST.

MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG ditutup menguat tipis ke 6.895 pada perdagangan akhir pekan kemarin (17/2/2023) dan masih bergerak di atas MA20. Cermati pergerakan IHSG, apabila belum mampu break resistance di 6,961, maka posisi IHSG hari ini masih berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C dimana IHSG akan menuju ke 6.712-6.800, terlebih bila break 6.803.

Best case, apabila mampu break resistance maka label merah akan berlaku dan IHSG akan menguat ke 7.064-7.184,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin (20/2/2023).

ADVERTISEMENT

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham berpeluang melejit. Keempat saham tersebut adalah

AUTO - Buy on Weakness

AUTO ditutup flat di 1,415 pada perdagangan Jumat (17/2) disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi AUTO saat ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) sehingga AUTO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1.380-1.405

Target Price: 1.470, 1.555

Stoploss: below 1.350

BEST - Buy on Weakness

BEST ditutup terkoreksi 2,1% ke 143 pada perdagangan Jumat (17/2). Posisi BEST saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (3), sehingga BEST masih rawan untuk melanjutkan koreksinya terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 135-140

Target Price: 150, 160

Stoploss: below 128

INDY - Spec Buy

INDY ditutup menguat 0,4% ke 2,270 dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Selama INDY masih bergerak di atas 2,200 sebagai stoplossnya, maka posisi INDY saat ini sedang berada di awal wave (B) dari wave [B].

Spec Buy: 2.230-2.270

Target Price: 2.490, 2.670

Stoploss: below 2.200

MARK - Spec Buy

MARK ditutup menguat 0,8% ke 595, pergerakan MARK pun masih disertai oleh volume pembelian namun posisi MARK masih konsolidasi. Selama MARK masih mampu bertahan di atas 560 sebagai stoplossnya, maka posisi MARK saat ini sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave C.

Spec Buy: 580-595

Target Price: 640, 690

Stoploss: below 560

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia