Jumat, 15 Mei 2026

Laba Melesat ke Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, tapi Saham Surya Esa (ESSA) Justru ARB

Penulis : Parluhutan Situmorang
20 Feb 2023 | 14:28 WIB
BAGIKAN
Fasilitas produksi PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) yang berlokasi di Luwuk, Sulawesi Tengah.
Fasilitas produksi PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) yang berlokasi di Luwuk, Sulawesi Tengah.

JAKARTA, investor.id - Harga saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) terpangkas hingga auto reject bawah (ARB), usai pengumuman lonjakan kinerja keuangan perseroan yang mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa.

Harga saham ESSA anjlok Rp 65 (6,6%) menjadi Rp 920 hingga pukul 14.20 WIB. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 920-985 per saham.

Penurunan tajam harga saham ESSA juga terjadi setelah Garibaldi Thohir mengumumkan penambahan kepemilikan saham ESSA dari 2,04% menjadi 5%. Dia memborong sebanyak 783,04 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.025, sehingga total dana yang digelontorkan Rp 802 miliar.

ADVERTISEMENT

Surya Esa memecahkan rekor pendapatan dan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah. Pendapatan perseroan melesat 141% menjadi sebesar US$ 731 juta hingga akhir 2022 dan EBITDA naik 161% menjadi US$ 354 juta. Sedangkan laba bersih melambung 894% menjadi US$ 139 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 14 juta.

"Kami dengan bangga mengumumkan rekor pendapatan tertinggi tahun 2022, membangun keunggulan operasional yang konsisten didukung oleh harga amonia dan LPG yang lebih tinggi. ESSA telah memanfaatkan kas yang lebih tinggi yang dihasilkan untuk pengurangan jumlah utang, yang mengarah ke neraca yang jauh lebih kuat. Kami juga membagikan dividen pada 2022 untuk pertama kalinya sejak penawaran umum perdana tahun 2012,” ungkap Presiden Direktur ESSA Chander Vinod Laroya dalam keterangan resmi, Senin (20/2/2023).

ESSA tetap optimistis terhadap peluang pertumbuhan baru di industri hilir gas untuk memberikan nilai yang lebih besar bagi para pemegang saham dengan mengembangkan bisnis lebih lanjut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia