Jumat, 15 Mei 2026

22-2 Tanggal Cantik, tapi Buruk bagi Pasar Saham

Penulis : Indah Handayani
22 Feb 2023 | 12:35 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Hari ini bertepatan 22-22 tanggal cantik, tapi buruk bagi pasar saham. Bahkan, IHSG terkulai tak berdaya di zona merah pada perdagangan sesi I, Rabu (22/2/2023). IHSG ditutup amblas 87,56 poin (1,27%) ke level 6.785,84. Apa Penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, buruknya kinerja pasar saham tidak hanya terjadi pada IHSG saja, tapi juga Bursa regional Asia. Hal ini dikarenakan pasar saham tertekan oleh sentiment inflasi dan suku bunga. Pasar saham masih dalam pusaran akan imbas dari inflasi yang akan mendorong kenaikan suku bunga acuannya.

“Pelaku pasar saat ini cenderung bersikap menghindari masuk ke pasar aset berisiko hal ini dampak penantian hasil FOMC Meeting Minutes-The Fed yang akan keluar esok hari,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (22/2/2023).

ADVERTISEMENT

Pilarmas menilai, pasar tampaknya bereaksi bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed masih memiliki ruang menaikan suku bunga untuk melawan inflasi. Untuk itu, diprediksi kenaikkan tingkat suku bunga masih berpeluang terjadi dan memperlihatkan kenaikkan tingkat suku bunga hingga 5-5,5% pada 2023.

Menurut Pilarmas, hal itu memberikan petunjuk bahwa The Fed akan melakukan penerapan pengetatan kebijakan moneter untuk jangka waktu lama. Sehingga kebijakan yang diambil hingga ini memunculkan sikap kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga yang agresif belum dapat mendinginkan harga untuk memuaskan The Fed.

“AUTO. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 1.605-1.700. Sedangkan PER 5,93 kali dan PBV 0,61 kali,” tutup Pilarmas.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 43 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia