Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Umumkan Hal Penting

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Feb 2023 | 18:55 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pertambangan PT Bayan Resources Tbk (BYAN). (Foto ilustrasi: Perseroan)
Aktivitas pertambangan PT Bayan Resources Tbk (BYAN). (Foto ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Emiten Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan terkait keputusan pengakhiran izin usaha pertambangan dua anak usahanya, yakni PT Mahakam Bara Energi (MBE) dan PT Mahakam Energi Lestari (MEL).

Direksi BYAN menjelaskan, pada 21 Februari 2023, MBE dan MEL – yang dimiliki secara tidak langsung oleh Bayan – telah menerima salinan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur tentang Pengakhiran Ijin Usaha Pertambangan Eksplorasi masing-masing tertanggal 4 Juli 2018 dan 16 Juli 2018 atau keputusan pengakhiran.

“Keputusan pengakhiran tersebut diterbitkan pada saat MBE dan MEL sedang dalam periode suspensi tahap kegiatan eksplorasi di mana persetujuan suspensinya juga diterbitkan oleh gubernur Kalimantan Timur dan dengan periode suspensi yang diberikan mulai sejak 1 Juli 2015 dan beberapa kali diperpanjang, masing-masing hingga 22 Juli 2020 dan 23 Juli 2020,” jelas direksi Bayan dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/2/2023).

ADVERTISEMENT

Mereka menyatakan, dengan berakhirnya periode suspensi tersebut, MBE dan MEL telah mengajukan permohonan perpanjangan suspensi kepada gubernur Kalimantan Timur dan mengingat adanya peralihan kewenangan pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara dari pemerintah daerah provinsi ke pemerintah pusat berdasarkan UU No.3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No.4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, maka MBE dan MEL melanjutkan proses permohonan perpanjangan suspensi tahap kegiatan eksplorasi tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Permohonan perpanjangan suspensi tersebut, jelas direksi, diajukan sehubungan dengan belum diperolehnya perizinan dari instansi lainnya yang diperlukan untuk melakukan kegiatan tambang di wilayah hutan.

Mengingat berdasarkan laporan Sumber Daya dan Cadangan Tambang Batu Bara Open Cut (JORC) per 1 April 2022, kata direksi, cadangan batu bara yang dimiliki oleh MBE dan MEL adalah nihil serta lokasi wilayah pertambangan yang berada di wilayah kehutanan, maka MBE dan MEL memutuskan untuk tidak melanjutkan kegiatan penambangan di wilayah pertambangannya dan oleh karenanya MBE dan MEL tidak akan melakukan upaya hukum terhadap keputusan pengakhiran yang dikeluarkan oleh gubernur Kalimantan Timur.

“Dengan adanya keputusan pengakhiran dan tidak dilakukannya upaya hukum atas penerbitan keputusan pengakhiran tersebut, maka MBE dan MEL tidak lagi memiliki izin usaha pertambangan yang berlokasi di Kecamatan Long Bangun, Kutai Barat, Kalimantan Timur masing-masing seluas 5.000 hektare,” papar direksi Bayan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia