Jumat, 15 Mei 2026

Sandi Uno Doakan Saham Mayora (MYOR) Terbang, Bisa? Ini lho, Target Harganya

Penulis : Ely Rahmawati
23 Feb 2023 | 21:01 WIB
BAGIKAN
Kantor PT Mayora Indah Tbk (MYOR). (Foto: MYOR)
Kantor PT Mayora Indah Tbk (MYOR). (Foto: MYOR)

JAKARTA, investor.id – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) berhasil mempertahankan pertumbuhan yang kuat sepanjang 2022, yang didukung oleh pemulihan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Pertumbuhan solid diperkirakan berlanjut, terlebih ada momentum bulan Ramadan dan Lebaran pada Maret-April 2023.

Sementara itu, belakangan ada yang unik soal Mayora. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendoakan agar harga saham Mayora berkode MYOR terbang. Ini karena Kopiko, produk dari Mayora, menjadi sponsor ajang internasional F1 Power Boat di Danau Toba.

Namun, Sandiaga menegaskan bahwa hal itu bukanlah sebuah endorse, melainkan bentuk terima kasih. “Kami doakan semoga saham Mayora (MYOR) terbang kembali seperti saat Elon Musk beberapa waktu lalu menyicip permen rasa kopi, produk kreatif Indonesia ini,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Lantas, apa iya saham MYOR bisa terbang?

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, Mayora mampu mempertahankan pertumbuhan yang lebih kuat pada kuartal IV-2022. Pertumbuhan yang kuat tersebut kemungkinan berlanjut pada kuartal I-2023, apalagi ada momen bulan Ramadan di Maret dan April 2023.

“Dengan ekspektasi pertumbuhan laba bersih 2023 sebesar 36% (yoy), kami mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 3.000,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto dalam risetnya.

Sementara itu, pada perdagangan Kamis (23/2/2023), saham MYOR bertengger di level Rp 2.630. Dengan demikian, potensi cuan MYOR sebesar 14%.

Menurut Natalia, pemulihan berkelanjutan terkait mobilitas warga dan pemulihan ekonomi pada kuartal IV-2022 menjadi pertanda baik bagi perusahaan konsumen, termasuk Mayora. Perseroan menyatakan bahwa pendapatan kuartal IV-2022 berada di jalur yang tepat untuk mencapai panduan setahun penuh sebesar Rp 30 triliun, yang berarti pertumbuhan setidaknya 7,5% (yoy).

Untuk pasar ekspor, lanjut Natalia, Tahun Baru Imlek pada akhir Januari 2023 mendukung pendapatan ekspor Mayora yang juga kuat dibandingkan September hingga November 2022. Emiten berkode saham MYOR itu pun berada di jalur yang tepat untuk mencapai laba bersih Rp 1,5 triliun sepanjang 2022.

“Kami mencatat bahwa harga bahan baku utama relatif stabil, bahkan cenderung turun. Alhasil, margin kotor kuartal IV-2022 diharapkan mencapai 24%,” jelasnya.

Natalia memproyeksikan laba inti MYOR pada 2022 mencapai Rp 1,43 triliun atau tumbuh 25% (yoy). Laba bersih naik 27% (yoy) menjadi Rp 1,5 triliun.

Adapun tahun ini, pendapatan MYOR diprediksi tumbuh 14,8%, yang sebagian besar didukung oleh volume penjualan. Kemudian, seiring pelemahan harga komoditas, margin kotor MYOR pada 2023 diperkirakan sebesar 24,1%. “Ini harus diterjemahkan ke pertumbuhan laba bersih 2023 sebesar 36% (yoy),” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia