Info Terkini dari Antam (ANTM) soal Bauksit
JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menargetkan pertumbuhan penjualan bijih bauksit tahun ini sebesar 27% menjadi 1,58 juta wet metric ton (wmt) dari capaian 2022 yang sebanyak 1,24 juta wmt (belum diaudit).
Dari sisi produksi, Antam menargetkan volume bijih bauksit 2 juta wmt pada 2023, naik 21% dibandingkan capaian tahun lalu yang sebesar 1,24 juta wmt (belum diaudit).
Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan, target tersebut sesuai dengan tingkat kebutuhan bauksit pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan dan proyeksi penjualan bijih bauksit kepada pelanggan pihak ketiga.
“Perseroan menargetkan capaian kinerja produksi dan penjualan segmen bauksit dan alumina yang positif pada 2023. Perusahaan berfokus dalam pengembangan penjualan bijih bauksit di pasar domestik,” papar Syarif dalam keterangannya, Jumat (24/2/2023).
Tahun ini, emiten berkode saham ANTM tersebut melalui anak usahanya, PT Indonesia Chemical Alumina (ICA), menargetkan tingkat produksi dan penjualan alumina masing-masing sebesar 131 ribu wmt. Target ini naik 4% dari target produksi dan penjualan alumina tahun 2022 yang masing-masing sebesar 126 ribu wmt.
Hal tersebut sejalan dengan strategi ANTM dalam mengoptimalkan pabrik CGA Tayan, serta meningkatkan volume penjualan produk-produk alumina.
Perlu diketahui, produksi alumina Antam tahun lalu mencapai 120% dari target, sedangkan penjualan alumina mencapai 114% (belum diaudit). “Perusahaan juga melakukan optimalisasi dalam aspek operasi dan pengelolaan biaya tunai yang tepat dan efisien untuk mencapai target 2023,” tutur Syarif.
Dia mengeklaim, penguatan kinerja segmen bauksit dan alumina pada 2022 tercermin pula pada kemampuan keuangan PT ICA untuk melaksanakan pelunasan keseluruhan pokok pinjaman bank sebesar 3,52 miliar yen atau setara US$ 25,95 juta.
Segmen bauksit dan alumina pun diyakini akan semakin memberi nilai positif bagi ANTM. Hal ini dipastikan melalui upaya operation best practice pada lini tambang bauksit dan operasi pabrik alumina yang didukung upaya pengembangan produk dan basis pelanggan di dalam dan luar negeri.
Dalam pengembangan hilirisasi komoditas bauksit, emiten anggota MIND ID ini akan berfokus pada pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. Pabrik pengolahan ini dikembangkan bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dengan kapasitas 1 juta ton SGAR per tahun.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






