Jumat, 15 Mei 2026

PGN (PGAS) Mulai Bangun 36 Ribu Jargas di Kawasan Bintaro

Penulis : Rangga Prakoso
26 Feb 2023 | 13:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Jaringan Gas Bumi  Rumah Tangga (Foto Dok. PGN)
Ilustrasi Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Foto Dok. PGN)

JAKARTA, investor.id – PT PGN Tbk (PGAS) bersama anak perusahaan yakni PT PGAS Solution wujudkan pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk melayani kebutuhan rumah tangga, pelanggan kecil, dan komersial di wilayah Bintaro, Tangerang Selatan.  Pembangunan akan dilakukan di Perumahan Villa Melati Mas, Perumahan Graha Raya, dan Perumahan Bintaro Jaya.

Pembangunan ditargetkan mencapai 35.749 Sambungan Rumah (SR), 203 pelanggan kecil (UMKM), dan 38 komersial. Guna memudahkan penyaluran gas, akan dibangun pipa dedicated ± 37 KM dari jalur pipa eksisting menuju Kawasan Bintaro secara bertahap. Pembangunan ini juga menjadi tindak lanjut dari kerjasama PGN dengan PT Jaya Real Property Tbk (JRP) untuk pengembangan jargas rumah tangga dan komersial di kawasan Bintaro.

“PGN mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah setempat dan masyarakat setempat untuk keberhasilan jargas. Keberhasilan jargas akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitaran Perumahan Villa Melati Mas, Perumahan Graha Raya, dan Perumahan Bintaro Jaya di Tangerang Selatan, karena akan menghemat belanja rumah tangga dan membantu menghemat biaya energi pelaku usaha,” kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/2).

ADVERTISEMENT

Sejak 2021 hingga tahun 2023 ini, PGN telah melaksanakan pembangunan di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon sebanyak 138.473 SRT. “PGN terus berupaya untuk meningkatkan jumlah pemanfaat jargas di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Harapannya, penambahan jaringan pipa transmisi, pipa distribusi beserta infrastruktur pendukungnya juga berjalan lancar agar dapat meningkatkan akses gas bumi,” ujar Achmad.

Pembangunan Jargas merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional dan diamanatkan pemerintah kepada PGN dalam rangka mendukung kebijakan mengurangi subsidi atas impor energi dan mengurangi emisi CO2. PGN menargetkan pembangunan 400 ribu SR per tahun dengan skema investasi internal PGN.

“PGAS Solution menjalankan pembangunan jargas di Kawasan Bintaro ini dengan profesional, sesuai aturan dan standar keamanan yang berlaku. Bersama dengan dukungan berbagai pihak dan masyarakat, diharapkan dapat memudahkan kami dalam menghadapi tantangan ataupun kendala selama kontruksi jaringan gas. Tidak terbatas selama kontruksi, namun juga saat maintenance ketika jargas sudah beroperasi nanti,” ujar Direktur Utama PGAS Solution Sabaruddin.

Sebagai bagian dari Holding Migas Pertamina, PGN Group berkomitmen menjalankan pembangunan jargas rumah tangga. Nilai lebih dari gas bumi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, dapat meningkatkan value untuk mendukung perekonomian masyarakat. Dengan peningkatan value tersebut, maka PGN terpacu untuk menambah penyaluran volume gas baik untuk rumah tangga, UMKM, komersial, maupun industri. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia