Jumat, 15 Mei 2026

Jor-joran! United Tractors (UNTR) Usul Dividen Final Rp 6.185 per Saham

Penulis : Jauhari Mahardhika
27 Feb 2023 | 22:23 WIB
BAGIKAN
Anak Usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), yaitu PT Pamapersada Nusantara. (Foto: Perseroan)
Anak Usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), yaitu PT Pamapersada Nusantara. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) mengusulkan pembagian dividen final tahun buku 2022 sebesar Rp 6.185 per saham. Perseroan akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2023.

“Direksi United Tractors merencanakan untuk mengusulkan dividen final yang lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 6.185 per saham. Dividen final ini akan diusulkan bersama dengan dividen interim Rp 818 per saham yang telah dibagikan pada Oktober 2022,” ungkap Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K. Loebis dalam keterangan tertulis, Senin (27/2/2023).

Dengan demikian, total dividen emiten berkode saham UNTR tersebut menjadi sebesar Rp 7.003 per saham untuk tahun buku 2022.

ADVERTISEMENT

“Perlu dicatat bahwa kepastian mengenai jumlah dividen yang akan dibagikan ini bakal tetap tunduk pada adanya persetujuan dari RUPST perseroan,” jelas Sara.

Adapun usulan direksi atas dividen final yang lebih tinggi itu didasarkan atas profitabilitas perseroan yang sangat baik, yang didukung oleh tingginya harga batu bara pada 2022 yang belum pernah terjadi sebelumnya serta kinerja operasional yang solid.

UNTR percaya bahwa fundamental operasional dan kondisi neraca yang kuat akan memungkinkan perseroan untuk terus menyalurkan modal di Indonesia dan mempercepat strategi transisi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan bisnis non batu bara serta mengembalikan sebagian excess capital kepada pemegang saham.

Sepanjang 2022, divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi UNTR mencatat laba bersih Rp 12,7 triliun, melesat 107% dibandingkan tahun 2021. Ini terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih tinggi dari penjualan alat berat, kontraktor penambangan, dan pertambangan batu bara yang diuntungkan oleh harga batu bara yang sangat tinggi.

Adapun total laba bersih UNTR pada 2022 melonjak 104% menjadi Rp 21 triliun dibandingkan tahun 2021.

Sementara itu, penjualan alat berat Komatsu meningkat 86% menjadi 5.750 unit dan pendapatan dari suku cadang dan jasa pemeliharaan juga meningkat.

Bisnis kontraktor penambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), mencatat peningkatan volume pengupasan lapisan tanah (overburden removal) sebesar 12% menjadi 954 juta bank cubic metres, sementara peningkatan produksi batu bara tercatat relatif stabil, yaitu sebesar 116 juta ton.

Anak usaha UNTR di bidang pertambangan juga melaporkan peningkatan penjualan batu bara sebesar 10% menjadi 9,9 juta ton, termasuk penjualan 2,4 juta ton batu bara metalurgi.

Di sisi lain, PT Agincourt Resources, anak usaha yang 95% sahamnya dimiliki UNTR, melaporkan penurunan penjualan emas sebesar 13% menjadi 286.000 ons.

Sedangkan perusahaan kontraktor umum yang 82,2% sahamnya dimiliki UNTR, yiatu PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat rugi bersih yang lebih rendah sebesar Rp 449 miliar dibandingkan rugi bersih Rp 696 miliar pada tahun sebelumnya. Rugi bersih ini terutama karena perlambatan penyelesaian beberapa proyek.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia