Jumat, 15 Mei 2026

Tower Bersama (TBIG) Jual Saham Treasuri Rp 894,19 Miliar

Penulis : Yunia Rusmalina
3 Mar 2023 | 05:20 WIB
BAGIKAN
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Foto: Perseroan.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id – Emiten grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), akan menjual saham hasil pembelian kembali (buyback) atau saham treasuri sebanyak 368,74 juta saham dengan harga Rp 2.425 per saham. Dari penjualan tersebut perseroan meraup dana sebesar Rp 894,19 Miliar.

Berdasarkan informasi dari Tower Bersama, penjualan saham treasuri yang dilakukan sebanyak 368,74 juta saham kepada Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd pada tanggal 1 Maret 2023. Dari penjualan tersebut, Tower Bersama memperoleh dana sebesar Rp894,19 miliar sebelum dikurangi biaya transaksi.

“Setelah pelaksanaan penjualan saham treasuri ini, maka perseroan telah selesai menjual seluruh saham hasil pembelian kembali,” ungkap manajemen Tower Bersama, Kamis (2/3/2023).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, harga dari penjualan saham treasuri telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan(OJK) No. 2/POJK.04/2013 dengan harga dari penjulaan saham treasuri tersebut sebesar Rp 2,425 per saham.

Sebelumnya, Tower Bersama merealisasikan pembelian kembali sebanyak 368.740.400 saham dalam dua periode. Pada periode pertama yaitu 25 Juli hingga 12 Oktober 2022, perseroan melakukan buyback 47.141.400 saham dengan harga rata-rata pembelian Rp 2.797. 

Sedangkan pada periode 2 yaitu 13 Oktober 2022 hingga 12 Januari 2023, TBIG membeli sebanyak 321.599.000 saham di harga rata-rata Rp 2.334. Jumlah dana yang digunakan pada periode 1 yaitu sebesar Rp 131,87 miliar dan di periode Rp 750,72 miliar sehingga jumlah keseluruhan Rp 882,59 miliar.

Perseroan menjual hasil saham buyback ke Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd yang merupakan pemilik saham pengendali dengan komposisi saham sebanyak 73,34  % atau sekitar 16,61 miliar saham.

Setelah transaksi, maka saham milik Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd menjadi 74,96% atau sekitar 16,97 miliar saham.

Sebelumnya, Tower Bersama menyiapkan dana Rp 867 miliar untuk membayar bunga dan pokok obligasi senilai Rp 867 miliar.

Direktur Tower Bersama Helmy Yusman Santoso mengatakan kesiapan dana ini ditujukan untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2020 Seri B  dengan jatuh tempo pada 24 Maret 2023. Adapun dana ini juga sudah termasuk bunga ke-12 atas obligasi. Adapun hingga akhir September 2022, TBIG memiliki modal bersih sebanyak Rp12,64 triliun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia