Tower Bersama (TBIG) Jual Saham Treasuri Rp 894,19 Miliar
JAKARTA, investor.id – Emiten grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), akan menjual saham hasil pembelian kembali (buyback) atau saham treasuri sebanyak 368,74 juta saham dengan harga Rp 2.425 per saham. Dari penjualan tersebut perseroan meraup dana sebesar Rp 894,19 Miliar.
Berdasarkan informasi dari Tower Bersama, penjualan saham treasuri yang dilakukan sebanyak 368,74 juta saham kepada Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd pada tanggal 1 Maret 2023. Dari penjualan tersebut, Tower Bersama memperoleh dana sebesar Rp894,19 miliar sebelum dikurangi biaya transaksi.
“Setelah pelaksanaan penjualan saham treasuri ini, maka perseroan telah selesai menjual seluruh saham hasil pembelian kembali,” ungkap manajemen Tower Bersama, Kamis (2/3/2023).
Sementara itu, harga dari penjualan saham treasuri telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan(OJK) No. 2/POJK.04/2013 dengan harga dari penjulaan saham treasuri tersebut sebesar Rp 2,425 per saham.
Sebelumnya, Tower Bersama merealisasikan pembelian kembali sebanyak 368.740.400 saham dalam dua periode. Pada periode pertama yaitu 25 Juli hingga 12 Oktober 2022, perseroan melakukan buyback 47.141.400 saham dengan harga rata-rata pembelian Rp 2.797.
Sedangkan pada periode 2 yaitu 13 Oktober 2022 hingga 12 Januari 2023, TBIG membeli sebanyak 321.599.000 saham di harga rata-rata Rp 2.334. Jumlah dana yang digunakan pada periode 1 yaitu sebesar Rp 131,87 miliar dan di periode Rp 750,72 miliar sehingga jumlah keseluruhan Rp 882,59 miliar.
Perseroan menjual hasil saham buyback ke Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd yang merupakan pemilik saham pengendali dengan komposisi saham sebanyak 73,34 % atau sekitar 16,61 miliar saham.
Setelah transaksi, maka saham milik Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd menjadi 74,96% atau sekitar 16,97 miliar saham.
Sebelumnya, Tower Bersama menyiapkan dana Rp 867 miliar untuk membayar bunga dan pokok obligasi senilai Rp 867 miliar.
Direktur Tower Bersama Helmy Yusman Santoso mengatakan kesiapan dana ini ditujukan untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2020 Seri B dengan jatuh tempo pada 24 Maret 2023. Adapun dana ini juga sudah termasuk bunga ke-12 atas obligasi. Adapun hingga akhir September 2022, TBIG memiliki modal bersih sebanyak Rp12,64 triliun.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



