Kembali Lunasi Rp 2,7 Triliun, Utang Krakatau Steel (KRAS) telah Berkurang Rp 10,9 triliun
JAKARTA, Investor.id - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kembali melunasi utang tranche B sebesar Rp 2,7 triliun kepada seluruh kreditur perbankan per 1 September 2023.
Dengan demikian sejak restrukturisasi dimulai tahun 2019, Krakatau Steel telah membayar utang sebesar Rp 10,9 triliun atau setara US$ 718 juta dari total pokok utang sebesar Rp 33,6 triliun atau setara dengan US$ 2,2 miliar.
Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo mengatakan, setelah pembayaran utang Tranche B senilai Rp 2,7 triliun tersebut, sisa utang Tranche B lainnya akan dibayarkan pada bulan November 2023 senilai US$ 121 juta atau setara dengan Rp 1,8 triliun. “Dan dilanjutkan pada Desember 2023 senilai US$ 166 juta atau Rp 2,5 triliun,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/3/23).
Sebagai informasi, rincian pembayaran utang Krakatau Steel yang sudah dibayar hingga kini terdiri atas utang Tranche A sebesar Rp 423,1 miliar atau US$ 27,7 juta, lalu Tranche B sebesar Rp 6,5 triliun atau US$ 430 juta, serta pembayaran pinjaman kepada Commerzbank AG sebesar Rp 3,9 triliun US$ 260 juta. Sedangkan utang Tranche C sebesar US$1 miliar baru akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan 2027 mendatang.
Kinerja positif ini menjadi bagian dari rencana perseroan dalam restrukturisasi keuangan sejak 2019 lalu. Sejalan dengan beban yang berkurang, pada 2020 lalu KRAS berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 351,3 miliar, dan terus meningkat pada 2021 menjadi sebesar Rp 947 miliar dan Rp1,2 triliun atau setara dengan US$82 juta pada tahun 2022 (unaudited).
Tren peningkatan kinerja Krakatau Steel juga terlihat dari peningkatan pendapatan di tahun 2020 sebesar Rp 19,8 triliun, kemudian meningkat di tahun 2021 menjadi sebesar Rp 32 triliun dan Rp 33 triliun di tahun 2022 (unaudited).
“Dengan kinerja yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Krakatau Steel dapat memenuhi kewajibannya dalam pembayaran utang. Ke depan pun kami optimistis akan dapat melunasi sisa utang sesuai yang telah direncanakan dan mempertahankan konsistensi dalam meningkatkan kinerja,” ujar Purwono.
Belum lama ini, melalui afiliasinya Chandra Asri Petrochemical resmi menuntaskan akuisisi saham PT Krakatau Sarana Infrastruktur (PT KSI), anak usaha PT Krakatau Steel Tbk (KS/KRAS). Penyelesaian ini ditandai dengan ditutupnya transaksi atas conditional shares and purchase agreement (CSPA) atau perjanjian jual beli saham bersyarat.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



