Jumat, 15 Mei 2026

Adhi Karya (ADHI) Alokasikan Capex Rp 1,1 Triliun

Penulis : Muawwan Daelami
6 Mar 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Adhi Karya. Foto: IST
Adhi Karya. Foto: IST

JAKARTA, investro.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini berkisar Rp 1-1,1 triliun yang berasal dari dana hasil rights issue.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya (ADHI) Farid Budiyanto mengungkapkan, dalam rights issue tahun lalu, Adhi berhasil menghimpun dana total sebanyak Rp 2,6 triliun. Dari jumlah itu, sekitar Rp 600 miliar digunakan untuk untuk menuntaskan proyek jalan tol Yogyakarta-Solo, Yogya karta-Bawen, dan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Karian-Serpong.

Sementara itu, dia menerangkan, sisa dana rights issue Rp 2 triliun belum termanfaatkan, karena pencairannya menyesuaikan dengan perkembangan proyek. “Jadi, kami siapkan capex 2023 dari hasil dana rights issue. Ini sesuai dengan prospektus yang ada,” ucap dia, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

Di samping untuk membiayai kebutuhan belanja modal tahun ini, dia menerangkan, sisa dana hasil rights issue akan perseroan pakai untuk memenuhi kebutuhan belanja pada tahun 2024. Pasalnya, perseroan masih memiliki beberapa proyek yang harus dikerjakan.

Kendati begitu, Farid menuturkan, perseroan sejauh ini belum berencana untuk melaksanakan aksi korporasi atau meminta penyertaan modal negara (PMN) kembali. Yang jelas, perseroan akan menggunakan kas internal, termasuk memanfaatkan fasilitas pinjaman perbankan yang sudah diterima.

“Jadi, kita gak akan tambah dana eksternal lagi. Dari dana yang sudah ada, kami putar-putar saja dari situ,” tutur dia.

Perseroan, kata dia, juga akan membayar obligasi jatuh tempo November 2023 senilai Rp 300 miliar dari kas internal. Adapun obligasi yang jatuh tempo pada tahun 2024 sekitar Rp 900 miliar harapannya dapat dibayar melalui pembayaran proyek LRT Jabodebek dan Tol Sigli-Banda Aceh.

Ke depan, dia menyatakan, perseroan akan memaksimalkan aset-aset piutang agar bisa ditagih. Sebab, proses penagihan di proyek konstruksi memerlukan waktu lama, sehingga jika tidak disiplin akan memakan banyak waktu.

“Ini yang menjadi perhatian kita, terutama untuk proyek-proyek besar seperti proyek Tol Sigli-Banda Aceh, kemudian proyek LRT yang benar-benar kami kawal administrasinya supaya penerimaan bisa cepat,” imbuh dia.

Di luar itu, dia menegaskan, Adhi akan lebih selektif dalam memilih proyek dengan menghindari investasi yang berbunga tinggi yang akhirnya dapat menggerus keuangan perseroan. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia