Jumat, 15 Mei 2026

Laba Mitratel (MTEL) Melonjak, Harga Sahamnya?

Penulis : Zsazya Senorita
6 Mar 2023 | 22:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Menara Mitratel.
Ilustrasi Menara Mitratel.

JAKARTA, investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencetak kenaikan laba tahun berjalan sebesar 29,25% menjadi Rp 1,78 triliun pada 2022 dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 1,38 triliun.

Pendapatan anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut juga naik 12,5% menjadi Rp 7,72 triliun pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya Rp 6,86 triliun.

Mayoritas pendapatan Mitratel masih berasal dari biaya sewa menara telekomunikasi senilai total Rp 7,04 triliun atau naik 15,86%. Sedangkan dari jasa konstruksi, perseroan memperoleh pendapatan Rp 666,77 miliar. Sisanya dari jasa perencanaan pendirian menara telekomunikasi dari pihak berelasi sebesar Rp 600,6 juta.

ADVERTISEMENT

“Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar harga transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang belum dipenuhi pada 31 Desember 2022 akan diakui sebagai pendapatan nonsewa tower pada periode pelaporan berikutnya,” jelas manajemen Mitratel dalam laporan keuangan yang dirilis pada Senin (6/3/2023).

Emiten berkode saham MTEL tersebut mencatatkan pendapatan yang diterima di muka dari sewa menara telekomunikasi oleh pihak berelasi, yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), senilai Rp 605,58 miliar pada tahun lalu.

Selanjutnya, sewa menara pihak ketiga membukukan pendapatan Rp 642,82 miliar, sedikit turun dari tahun sebelumnya Rp 683,58 miliar.

MTEL juga mendapat uang muka pekerjaan mekanik kelistrikan dari pihak berelasi sebesar Rp 11,36 miliar dan uang muka pengurusan IMB PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,55 miliar.

Sementara itu, di lantai bursa, saham MTEL hanya menguat Rp 10 (1,46%) ke posisi Rp 695 pada penutupan perdagangan Senin (6/3).

Dalam satu bulan terakhir, MTEL telah naik 4,5%. Namun, secara year to date (ytd), harga saham MTEL terpangkas 13,1%. Nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 58 triliun.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia