Jumat, 15 Mei 2026

Blue Bird (BIRD) Perkuat Bisnis Penjualan Mobil Bekas

Penulis : Yunia Rusmalina
8 Mar 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)
Armada taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD). (Dok. BeritaSatu Photo)

JAKARTA, investor.id – PT Blue Bird Tbk  (BIRD) memperkuat bisnis penjualan mobil bekas melalui unit usahanya, Caready dan Mobil Go. Perseroan menargetkan penjualan mobil bekas mencapai 5.000-7.000 unit pada 2023.

Mobil Go juga memperkenalkan varian baru yaitu Toyota Camry 2018 Tipe G, dari unit eks-taksi eksekutif atau yang lebih dikenal dengan Silver Bird, sebanyak 100 unit siap jual pada tahun ini.

Direktur Caready dan Mobil Go PT Blue Bird Tbk (BIRD) Hery Sugiarto mengatakan, jelang puasa 2023 penjualan mobil di Indonesia telah kembali tumbuh setelah sempat turun di akhir tahun lalu. Hal ini didorong tingginya permintaan mobil bekas yang berkualitas untuk penggunaan di mudik lebaran.

ADVERTISEMENT

“Mobil bekas operasional Bluebird dipilih oleh banyak konsumen karena selain suku cadang yang mudah didapat, Bluebird telah memiliki reputasi selama lebih dari 50 tahun dalam hal pemeliharaan armada yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di setiap bengkelnya,” ujar Hery dalam keterangannya, Selasa(7/3/2023).

Adapun penjualan varian mobil baru seperti Toyota Camry 2018 Tipe G akan diperjual belikan melalui pool Bluebird yang berada di pool BSD,Mampang dan Kelapa Gading.

Hery juga menambahkan bahwa setiap unit kendaraan yang dijual memiliki keunggulan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Termasuk di dalamnya adalah bergaransi, memiliki dokumen resmi dan lengkap, terjamin keasliannya, sudah menjadi plat hitam, catatan perawatan berkala, hingga harga yang bersaing.

Selain itu, kilometer pakai yang rendah, serta kemudahan proses penjualan serta pencarian suku cadang. “Setiap unit mobil bekas operasional Bluebird yang dijual di Mobil Go telah melalui proses inspeksi terlebih dahulu di bengkel Bluebird yang telah tersertifikasi kelas A dari Sucofindo,” tegas Hery.

Dari sisi lain, lini bisnis Bluebird lainya yaitu Caready, merupakan perusahaan patungan  atau joint venture (JV) bersama Mitshubisi UFJ Lease & Finance Co.Ltd dan PT Takari Kokoh Sejahtera, yang resmi dibentuk di Jakarta pada awal 2019. Berdasarkan laporan, Blue Bird memegang 51% saham.

Pada tahun 2023 Caready siap ekspansi di berbagai daerah di Indonesia, seperti Pekanbaru,Balikpapan dan Pontianak. Saat ini Caready memiliki empat showroom yang berada di Bekasi,Semarang, Surabaya dan Palembang.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia