PP (PTPP) Raup Pendapatan Rp 18,9 Triliun
JAKARTA, investor.id – PT PP Tbk (PTPP) membukukan pendapatan Rp 18,92 triliun selama 2022, naik 12,8% dari tahun sebelumnya Rp 16,76 triliun. Laba bersih BUMN konstruksi itu tumbuh 2% menjadi Rp 271 miliar tahun lalu.
Tahun 2022, pendapatan jasa konstruksi PP mencapai Rp 15,28 triliun, atau meningkat 11,04%, properti dan realty Rp 1,97 triliun, dan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) Rp 1,17 triliun. Sementara itu, beban pokok pendapatan PP mencapai Rp 16,24 triliun, naik 11,35% dibandingkan sebelumnya Rp 14,58 triliun. Beban jasa konstruksi perseroan naik 8,87% menjadi Rp 13,27 triliun, sedangkan beban usaha naik 11,78% menjadi Rp 698,92 miliar.
Hingga 31 Desember 2022, total aset perseroan meningkat 3,66% menjadi Rp 57,61 triliun dari Desember 2021 sebesar Rp 55,57 triliun. Liabilitas perseroan naik 3,75% menjadi Rp 42,79 triliun dari Rp 41,24 triliun. Adapun ekuitas naik 3,42% menjadi Rp 14,82 triliun dari Rp 14,33 triliun.
Di sisi lain, anak usaha PP di sektor properti, PT PP Properti Tbk (PPRO), mencetak kenaikan pendapatan 97,65% menjadi Rp 1,7 triliun pada 2022 dari Rp 862,46 miliar tahun sebelum nya. Namun, laba bersih perseroan turun 2,04% menjadi 19,94 miliar.
Salah satu penyebab penurunan laba bersih perseroan adalah tidak adanya pos keuntungan pembelian diskon atas akuisisi entitas anak pada 2022. Padahal, pada tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan keuntungan pembelian diskon atas akuisisi entitas anak senilai Rp 51,79 miliar.
Sebelumnya, PP Properti akan melanjutkan pengembangan salah satu proyek di jalan utama Margonda, Depok, yakni Mazhoji Apartment dengan konsep student residence atau apartemen mahasiswa. Alasannya, sektor properti yang sempat tertekan akibat pandemi Covid-19 diprediksi bangkit tahun ini.
“Melalui pengelolaan portofolio bisnis secara komprehensif dan dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang timbul serta melakukan tight money policy, kami berupaya untuk memenuhi komitmen kepada stakeholder pada umumnya dan Apartemen Mazhoji pada khususnya untuk tetap memberikan hunian terbaik dan pencapaian kinerja perseroan,” ujar VP of Corporate Secretary PP Properti (PPRO) Ikhwan Putra dalam keterangan resmi, akhir tahun lalu.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






