Jumat, 15 Mei 2026

2023, Mitratel (MTEL) Siapkan Capex Rp 7 Triliun

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mar 2023 | 04:41 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Menara Mitratel
Ilustrasi Menara Mitratel

JAKARTA, investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) 2023 Rp 7 triliun. Capex ini dibiayai kas internal perseroan dan pinjaman bank.

Direktur Investasi dan Sekretaris Perusahaan Mitratel (MTEL) Hendra Purnama menuturkan, capex tersebut akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha organik maupun anorganik, seperti akuisisi menara telekomunikasi. Hanya saja, akuisisi menara tahun ini tidak bakal seagresif tahun tahun sebelumnya. Pasalnya, dia menerangkan, perseroan sudah menuntaskan akuisisi 6.000 menara tahun 2022, setahun lebih cepat dari target.

“Namun, kami tetap akan akuisisi menara tahun ini,” kata Hendra kepada Investor Daily, Kamis (9/3/2023).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pedoman kinerja perseroan tahun 2023, Mitratel mengincar pertumbuhan  pendapatan dan EBITDA masing-masing 11%. Adapun tenant di segmen organik tahun ini  ditargetkan bertambah menjadi 4.000, sedangkan anorganik meningkat menjadi 1.500.

Tidak berhenti di situ, perseroan menargetkan memperluas sebaran fiber optik hingga 13 ribu kilometer (km) tahun ini. Pada pengujung tahun 2022, perseroan memiliki fiber optik sepanjang 16.641 km, terdiri atas organik 10.600 km dan anorganik 6.000 km. Adapun total menara perseroan hingga akhir 2022 mencapai 35.418, dengan total tenant sebanyak 52.006.

Ada beberapa sentimen pendukung industri Menara di dalam negeri tahun ini. Pertama, kebutuhan para mobile network operator (MNO) terhadap sites meningkat untuk menopang ekspansi dan pertumbuhan. Selain itu, sebanyak 35 ribu pelanggan baru, baik built-to-suit maupun kolokasi akan muncul dalam lima tahun ke depan.

Kemudian, penetrasi 5G diprediksi mencapai 27% tahun 2025. Peluang lain adalah fi­ber to the tower (FTT) dipandang akan menjadi kesempatan besar bagi Mitratel untuk bisa mendukung para MNO dalam meningkatkan kapasitas backhaul.

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2022, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini berhasil mencetak kenaikan laba bersih 29,25% menjadi Rp 1,78 triliun, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 1,38 triliun.

Pendapatan perseroan naik 12,5%, dari Rp 6,86 triliun menjadi Rp 7,72 triliun. Rekomendasi Saham Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Steven Gunawan menilai, kinerja keuangan Mitratel tahun 2022 melampaui estimasi dan ekspektasi konsensus analis Bloomberg.

“Laba bersih Mitratel tahun lalu Rp 1,8 triliun di atas estimasi kami dan konsensus analis masing-masing 11% dan 2%,” tulis Steve dalam laporan riset.

Karena itu, dia merevisi naik pendapatan dan laba bersih Mitratel tahun ini sebesar 1,4% dan 5,2% menjadi Rp 8,4 triliun dan Rp 2 triliun. Seiring dengan itu, dia mempertahankan rekomendasi buy saham MTEL dengan target harga Rp 900, berdasarkan valuasi EV/EBITDA 11,1 kali.

Saat ini, dia mencatat, saham MTEL diperdagangkan dengan valuasi EV/EBITDA 10,8 kali. Kemarin, saham MTEL turun 1,3% ke level Rp 720.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia