Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Surat Utang Baru Masuk, BEI Catat Total Emisi Rp 21,02 T Sepanjang 2023

Penulis : Mashud Toarik
11 Mar 2023 | 14:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi portofolio investasi. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)
Ilustrasi portofolio investasi. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun 2023 senilai Rp21,02 triliun. Jumlah emisi terbagi dalam 18 emisi dari 17 emiten penerbit.

Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan, Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 520 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp454,04 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 127 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 187 seri dengan nilai nominal Rp5.449,14 triliun dan US$452,11 juta. “Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 8 emisi senilai Rp3,27 triliun,” papar Yulianto dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (11/3/2023).

ADVERTISEMENT

Adapun pekan ini, BEI kedatangan tiga pencatatan obligasi korporasi. Dimulai dengan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap IV Tahun 2023. Obligasi ini dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp784,72 miliar  pada Rabu (8/3). PT Kredit Rating Indonesia memberikan peringkat irAA (Double A) untuk obligasi ini. PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Pada Kamis (9/3), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2023 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2,5 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi ini adalah idA+ (Single A Plus). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Kemudian pada Jumat (10/3), PT Bank Victoria International Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Bank Victoria Tahap I Tahun 2023 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp500 miliar. PEFINDO menetapkan peringkat idA- (Single A Minus) untuk obligasi ini dan bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia