Jumat, 15 Mei 2026

Analis: Organisasi GOTO Lebih Ramping, Adjusted EBITDA Positif Kian Dekat

Penulis : Parluhutan Situmorang
13 Mar 2023 | 13:58 WIB
BAGIKAN
Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana kelakukan penyesuaian dan konsolidasi tim serta struktur bisnis untuk mendorong perusahaan menuju kemandirian finansial. Dalam pernyataan resmi Jumat ini (10/3/2023), manajemen GOTO menyatakan langkah penyesuaian dan konsolidasi ini berdampak pada pemangkasan 600 posisi dalam seluruh ekosistem Grup GoTo, (foto : Dok Go To).
Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana kelakukan penyesuaian dan konsolidasi tim serta struktur bisnis untuk mendorong perusahaan menuju kemandirian finansial. Dalam pernyataan resmi Jumat ini (10/3/2023), manajemen GOTO menyatakan langkah penyesuaian dan konsolidasi ini berdampak pada pemangkasan 600 posisi dalam seluruh ekosistem Grup GoTo, (foto : Dok Go To).

JAKARTA, Investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali merealisasikan inisiatif percepatan profitabilitas melalui perampingan organisasi dengan mengurangi sebanyak 600 karyawan. Perampingan organisasi dilakukan setelah melewati kajian secara berkelanjutan.

Perampingan organisasi ditempuh untuk memperkuat operasional perusahaan. Di antaranya, konsolidasi sejumlah bisnis dan tim dalam ekosistem untuk menghadirkan organisasi yang lebih ramping serta lebih siap untuk menanggapi permintaan pasar.

GoTo juga meninjau kembali prioritas dan akan mengurangi skala atau menunda kegiatan bisnis serta inisiatif yang tidak termasuk layanan inti. GOTO juga melakukan otomatisasi agar proses bisnis lebih efisien. Contoh di bisnis on demand service (ODS).

ADVERTISEMENT

Bagaimana dampaknya bagi perseroan? Dalam riset terbarunya yang dipublikasikan hari ini (13/3), Ciptadana Sekuritas menilai kebijakan tersebut akan menambah dampak positif terhadap perseroan.

Berdasarkan data, biaya yang dikeluarkan GOTO per pegawai paling tinggi, dibandingkan perusahaan teknologi kompetitor di Indonesia. Biaya pegawai berkontribusi sebesar 22% terhadap biaya tetap perseroan, sehingga efisiensi di bidang ini akan memberikan dampak signifikan. Apalagi efisiensi bisa dilaksanakan tanpa berimbas negatif pada operasional bisnis inti perseroan.

Selain faktor perampingan organisasi, menurut Ciptadana, target GOTO mencapai breakeven EBITDA lebih cepat menjadi kuartal IV-2023 tentu bisa tercapai setelah berbagai inisiatif yang telah dilakukan, termasuk perampingan organisasi tersebut.

“Kami meyakini bahwa breakeven EBTIDA bisa tercapai lebih cepat setelah GOTO mengambil sejumlah aksi, seperti penurunan variable cost melalui pengurangan promosi dan insentif bagi pelanggan. Penurunan fixed cost bersamaan dengan peningkatan take rate,” terangnya.

Berbagai faktor tersebut mendorong Ciptadana Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 190 per saham. Target harga tersebut juga mempertimbangkan fokus investor terhadap upaya perseroan dalam mencapai profitabilitas, dibandingkan dengan pertumbuhan GMV.

Optimisme terhadap saham GOTO juga datang dari keberhasilan Sea Ltd mencapai profit. Hal itu memperkuat keyakinan bahwa GOTO tengah menuju profitabilitas. Target harga tersebut mempertimbangkan potensi saham GOTO masuk dalam indeks MSCI pada Mei tahun ini.

Kian Dekat

Pandangan senada juga diungkapkan analis Macquarie Sekuritas Indonesia Ari Jahja. Menurut dia, GOTO kian dekat menuju EBITDA Positif disesuaikan setelah melaksanakan sejumlah inisiatif peningkatan take rate, pemangkasan biaya besar-besaran, dan berlanjutnya pertumbuhan GTV.

“Kami memilih mempercepat target margin kontribusi positif perseroan menjadi kuartal I-2023, dibandingkan perkiraan semula kuartal III-2023. Sedangkan EBITDA positif disesuaikan menjadi kuartal I-2024, dibandingkan perkiran semula kuartal I-2027,” tulisnya dalam riset terbaru yang diterbitkan, Senin (13/3/2023).

Dengan perkiraan profitabilitas lebih cepat mendorong Macquarie Sekuritas menetapkan target harga saham GOTO Rp 162 per saham dengan rekomendasi outperform. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan EV/net sales sekitar 6,7 kali tahun ini.

Ari Jahja mengatakan, target EBITDA positif disesuaikan pada kuartal IV-2023 bakal tercapai dengan asumsi pertumbuhan GTV perseroan mencapai 10% tahun 2023, take rate campuran naik 60-70 bps, dan pengurangan promosi pelanggan mencapai 30-35%.

Target target margin kontribusi positif dipercepat menjadi kuartal I-2023, menurut dia, juga bisa terwujud dengan pengurangan biaya bersamaan kenaikan take rate Tokopedia. Sedangkan kontribusi margin positif segmen on demand services telah positif sejak September 2022.

Dengan sejumlah inisiatif yang telah dilakukan GOTO, Ari Jahja mengatakan, Macquarie Sekuritas merevisi naik target pertumbuhan pendapatan bersih perseroan menjadi 56% tahun 2023 dan mencapai 35% pada 2024. Sedangkan EBITDA disesuaikan perseroan diprediksi tercapai tahun 2024 dengan nilai Rp 148 miliar.

Target harga saham GOTO, dia mengatakan, saat ini semakin menarik untuk dibeli, apalagi setelah harga saham GOTO telah turun dalam tahun lalu. Pergerakan harga saham GOTO juga didukung rencana FTSE global indeks memasukkan GOTO efektif 17 Maret 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia