Jumat, 15 Mei 2026

Berjalan Lebih Cepat, PTPP Tuntaskan Proyek Penataan Kawasan Pura Besakih

Penulis : Parluhutan Situmorang
13 Mar 2023 | 18:28 WIB
BAGIKAN
Proyek penataan kawasan tersebut diresmikan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi pemukulan kentongan dan penandatanganan prasasti, Senin (13/3/2023).
Proyek penataan kawasan tersebut diresmikan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi pemukulan kentongan dan penandatanganan prasasti, Senin (13/3/2023).

JAKARTA, Investor.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia berhasil menuntaskan pembangunan konstruksi Penataan Kawasan Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

Proyek penataan kawasan tersebut diresmikan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ditandai secara simbolis dengan prosesi pemukulan kentongan dan penandatanganan prasasti. Hadir juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretariat Kabinet Pramono Hanung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Bali Wayan Koster, dan Bupati Karangasem I Gede Dana.

Peresmian juga dihadiri Direktur Operasi Bidang Gedung PTPP Anton Satyo Hendriatmo, jajaran pejabat pemerintahan dan pejabat lainnya. Acara peresmian tersebut dilaksanakan langsung di Kawasan Pura Besakih, Senin (13/03).

ADVERTISEMENT

Penataan Kawasan Pura Besakih ini merupakan upaya perlindungan kawasan cagar budaya sebagai pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia. Proyek yang dikerjakan PTPP berjangka waktu 20 bulan ini dimulai sejak Agustus 2021 dengan masa pemeliharaan selama 12 (dua belas) bulan.

Proyek yang milik Kementerian PUPR ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 378 miliar. Lingkup pekerjaan yang digarap PTPP adalah proses persiapan, perencanaan, pekerjaan konstruksi (pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal elektrik & plumbing, serta pekerjaan landscape & site development), pemeliharaan, dan pelaksanaan kearifan lokal.

Pelaksanaan pekerjaan penataan kawasan suci Pura Besakih ini terbagi menjadi dua area, yaitu pada Gedung Manik Mas dengan luas bangunan sebesar 60.028 m2 dan Kawasan Bencingan dengan luas bangunan sebesar 8.032 m2 yang dilakukan dengan membangun berbagai infrastruktur pendukung di area tersebut.

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Pura Besakih sejak dulu sangat ramai dikunjungi umat Hindu dari seluruh Indonesia. Terlebih lagi di saat pelaksanaan upacara Bhatara Turun Kabeh yang dilaksanakan setiap sasi kadasa. Apabila keramaian tersebut tidak diimbangi dengan penataan dan antisipasi, maka dikhwatirkan menimbulkan potensi ketidaknyamanan bagi para pengunjung.

Joko Widodo menambahkan bahwa pembangunan fasilitas yang bagus dan mega lebih mudah daripada mengelola dan merawatnya. “Untuk itu, saya ingin titip agar fasilitas yang sudah dibangun pemerintah pusat dan provinsi ini dengan dana yang sangat besar tadi disaimpaikan harus diikuti dengan pengelolaan yang baik dan pengelolaan professional,” ujar Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Anton Satyo mengatakan, PTPP bangga dapat menyelesaikan pekerjaan penataan kawasan suci Pura Besakih dengan progress yang lebih cepat dari yang direncanakan dengan kualitas terbaik dan tentunya zero accident.

“Kami berharap dapat terus mendukung program-program Pemerintah dalam meningkatkan tempat peribadatan dan mendukung peningkatan fasilitas pariwisata di Indonesia guna menarik minat para wisatawan asing. Selain itu, penataan di kawasan Pura Besakih ini turut mendukung pengembangan program UMKM untuk masyarakat sekitar dengan terdapatnya,” ujarnya.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia