Minggu, 21 Juni 2026

Sukses Raup Cuan Besar dari Bitcoin, Ini Strategi Investasi Sigit Tanoko

Penulis : Mashud Toarik
12 Apr 2021 | 21:59 WIB
BAGIKAN
Penulis buku Bitcoin 101, Sigit Tanoko
Penulis buku Bitcoin 101, Sigit Tanoko

JAKARTA, investor.id - Mata uang kripto belakangan ini menjadi topik perbincangan karena nilainya yang terus melonjak seiring juga dengan pertumbuhan teknologi dan banyaknya kampanye terkait dengan adopsi massal mata uang ini di masyarakat.

Salah satu yang sukses mengelola aset digital Bitcoin ini adalah Sigit Tanoko. Dirinya dikenal sebagai sosok investor Bitcoin yang sukses mengelola aset digital tersebut hingga berhasil membeli sebuah mobil dari dana tersebut.

Diakuinya, dirinya mengenal Bitcoin sejak tahun 2016 silam lewat sebuah permainan. Dari permainan tersebut ia berhasil mendapatkan 9 BTC dan kemudian menjadi 12 BTC sebelum akhirnya ia jual ketika harga 1 BTC masih berada pada kisaran Rp8 juta per BTC.

Lalu, Sigit Tanoko terus memantau harga Bitcoin di pasaran. Kemudian, ia pun melihat pergerakan harga naik yang sangat cepat, yang semula 1 BTC bernilai sekitar Rp8 juta naik menjadi Rp15 juta dan tidak lama menyentuh nilai Rp35 juta per BTC.

ADVERTISEMENT

Nah, ketika Bitcoin menyentuh harga Rp35 juta, Sigit Tanoko akhirnya memutuskan untuk membelinya kembali. Ia kemudian mempelajari lebih dalam terkait dengan aset digital ini. Dirinya percaya kenaikan nilai tersebut bukan tanpa alasan, Bitcoin memiliki nilai layaknya emas dengan sifat-sifat dasarnya atau malah melebihi dari nilai emas itu sendiri.

"Dasar sifat inilah dan juga sifat Bitcoin yang terdesentralisasi yang menjadikan saya mulai mencoba mengelola dana pada aset digital ini," ucapnya.

Menurutnya, dengan menggunakan metode Dollar Cost Averaging, ia mulai menginvestasikan dananya pada Bitcoin. Ia berusaha mengalokasikan dananya dengan jumlah tertentu setiap bulannya untuk membeli Bitcoin. Lalu, ketika Indikator RSI dan Moving Average 200-Weekly menunjukkan nilai yang rendah ia justru membeli dengan jumlah yang banyak.

Dari cara tersebut, Sigit Tanoko berhasil menyiapkan dana sebesar Rp300 juta lebih. Namun, Sigit memilih untuk membagi dana tersebut dengan membeli sebuah mobil dan juga menyisihkan dana lain untuk kembali diinvestasikan. "Tentunya, investasi tersebut tidak hanya berpusat pada Bitcoin, tetapi juga pada altcoin lain seperti Ether," jelas dia.

Selain itu, Sigit Tanoko juga melakukan transaksi peer-to-peer (P2P) agar keuntungan yang didapatkan semakin besar. Dengan melakukan transaksi ini, ia berhasil mengambil keuntungan sebesar 15% darinya. Trik ini dilakukan dengan mengambil jeda harga Bitcoin di luar negeri dan di Indonesia.

Biasanya ia melakukan ini ketika harga Bitcoin di Indonesia terbilang cukup mahal ketimbang luar negeri, dengan platform P2P yang memberikan akses tidak hanya dalam negeri, ia berhasil mendapatkan Bitcoin dengan harga lebih murah ataupun menjual dengan harga lebih mahal di pasaran.

Atas keberhasilannya, pemilik akun YouTube Sigit Tanoko ini  juga merilis buku terkait Bitcoin berjudul “Bitcoin 101”.

Menurut Sigit, modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi Bitcoin adalah 10 Bitcoin dan membutuhkan waktu trading bitcoin sekitar 3 sampai 6 bulan lamanya untuk dapat membeli mobil Wuling Almaz miliknya. Sigit melakukan withdraw untuk mencairkan Bitcoin menjadi rupiah, melalui platform exchange lokal.

Dari kiat-kiat dan tips yang diberikan oleh Sigit, dia menjelaskan bahwa sebelum berinvestasi atau melakukan trading Bitcoin, trader harus paham betul apa itu Bitcoin.  "Maraknya penipuan Bitcoin dikarenakan banyak orang belum mengerti betul apa itu Bitcoin dan asal membeli Bitcoin di beberapa exchange yang kurang terpercaya. Selain itu, bagi para pemula banyak kesalahpahaman, mereka kira harus membeli 1 bitcoin, padahal bisa mulai dari 20 ribu rupiah," jelasnya lagi.

Sigit menjelaskan, ketika sedang melakukan trading, trader harus sabar dan sesuai dengan rencana trading yang sudah ditetapkan. "Harga Bitcoin atau mata uang crypto lainnya memang fluktuatif yang membuat para trader harus sabar dalam rentang waktu yang tak menentu ketika hendak menjual kembali Bitcoin dengan harga tinggi," pungkas pria yang juga membuka kelas edukasi pengenalan cryptocurrency di marketplace webinar ini.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia